.

Senin, 31 Oktober 2011

Jika Hasil Tak Kunjung Terlihat…

Menunggu



Saat ini saya sedang menunggu buah dari usaha-usaha yang telah saya lakukan, dan saya tak tahu kapan saya bisa memetiknya. Saya yakin Anda pernah mengalaminya, atau mungkin malah sedang merasakan hal yang sama.

Kadang kita bertanya, kenapa hasil / kesuksesan yang kita harapkan tidak kunjung datang? Apa yang salah dari apa yang telah kita lakukan?

Sebuah ilustrasi berjudul “The Treasure” (Harta Karun) karya Alice Grey yang saya dapati dalam buku Millionaire Mindset oleh Gerry Robert. Cerita ini mungkin bisa menjawab pertanyaan tersebut dengan lebih mengena.

---
mutiara
Jenny, seorang gadis kecil dengan rambut keriting keemasan sedang menunggu antrian pembayaran bersama ibunya. Ketika ia melihat sebuah kalung mutiara berwarna putih, ia memohon pada ibunya.

“Ibu, bisakah aku memilikinya? Bisakah?”

Ibunya kemudian melihat kalung tersebut, lalu kembali melihat mata biru anaknya yang penuh harap.

“Satu dolar 95 sen. Harganya hampir dua dolar. Jika kau memang mau, kau bisa menabung sendiri untuk membelinya. Ulang tahunmu tinggal seminggu lagi dan kau mungkin nenek akan memberimu uang.”

Segera setelah Jenny sampai di rumah, ia mengeluarkan isi tabungannya dan mendapati 17 sen. Setelah makan malam, ia pergi mengunjungi tetangganya Mrs. McJames dan meminta agar beliau mau memberi 10 sen untuk membantu memetik bunga dandelion (randa tapak). Di hari ulang tahunnya, nenek Jenny memang memberi uang satu dolar yang baru, sehingga akhirnya ia bisa membeli kalung tersebut.

Jenny sangat menyukai mutiara yang ia beli karena bisa membuatnya menjadi cantik dan lebih dewasa. Ia pun selalu memakainya ke manapun, bahkan ketika ia tidur. Saat ketika ia melepasnya hanyalah ketika berenang dan mandi, karena ibunya berkata bahwa bagian belakang lehernya bisa menjadi hijau jika kalungnya basah.

Jenny memiliki seorang ayah yang sangat penyayang, yang sebelum tidur selalu membacakan cerita untuknya. Suatu malam, ketika ia selesai membacakan cerita, ia bertanya pada Jenny.

“Apakah kau menyayangi ayah?”

“Tentu saja ayah, kau tahu itu.”

“Kalau begitu berikanlah kalung itu pada ayah.”

“Ayah, jangan kalungku. Tapi ayah bisa memiliki Princess, kuda putih dari koleksiku. Yang ekornya putih, ayah ingat kan? Yang pernah ayah berikan padaku, Princess favoritku.”

“Baiklah, sayang.”

Ia lalu mencium pipi putri kecilnya itu. Seminggu kemudian, setelah membacakan cerita, ayah Jenny bertanya lagi.

“Apakah kau menyayangi ayah?”

“Tentu saja ayah, kau tahu itu.”

“Kalau begitu berikanlah kalung itu pada ayah.”

“Ayah, jangan kalungku. Tapi ayah bisa memiliki bonekaku dan ayah bisa memiliki selimut kuning yang cocok dengan tempat tidurnya.”

“Baiklah, tak apa. Selamat tidur, Tuhan memberkatimu, anakku. Ayah sayang padamu.”

Seperti biasa, ia mencium pipi anaknya dengan lembut. Beberapa hari kemudian ketika ayahnya memasuki kamar, Jenny sedang duduk di tempat tidurnya. Ketika ayahnya mendekat, ia melihat mata anaknya berkaca-kaca dan air mata membasahi pipinya.

“Ada apa?”

Jenny tak berkata apapun, tapi ia mengangkat tangan kecilnya. Ketika ia membuka genggamannya, kalung mutiara itu ada di dalamnya. Dengan nada suara gemetar, ia berkata,

“Ini ayah, ini untukmu.”

Dengan air mata di pelupuk, ayah Jenny mengambil kalung tersebut dengan satu tangannya, sementara dengan tangan yang satu lagi, ia mengambil sebuah kotak berwarna biru dengan mutiara asli dari dalam kantungnya.

Ayah Jenny selalu menyimpan mutiara tersebut. Ia hanya menunggu anaknya untuk menyerahkan mutiara tiruan miliknya untuk menukarnya dengan mutiara asli.

Apa yang Anda simpan sehingga Tuhan menunda pemberian-Nya? Kepercayaan apa yang menghambat Anda?

---

Tuhan mungkin menunggu akan sesuatu yang seharusnya kita lakukan, tapi kita menahannya
http://www.justelsa.com

Waktu, Kecepatan, dan Keuangan Anda



Manusia kebanyakan, termasuk saya, biasanya sulit untuk bisa menghargai dan memanfaatkan waktu yang kita miliki di dunia ini, baik secara sadar maupun tidak sadar.

Di dalam kitab suci Al-Qur’an kita pun sudah diingatkan tentang hal tersebut dalam surat The Declining Day, yang bahasa Arabnya Al-Ashr atau terjemahannya Masa / Waktu.

Berkaitan dengan waktu, lalu apa hubungan antara waktu, kecepatan, dan uang?

Dalam Business Sessions dari TDW Mastery yang baru saya download beberapa hari lalu, Tung Desem Waringin mencontohkan Robert Kiyosaki yang bertanya pada para audience seminarnya yaitu nasabah sebuah bank di Jepang - pilih mana, uang $100,000 atau $10,000?

Jawabannya apa?

Jika dibanding punya uang $100,000 tapi didapat dari simpanan di bank yang butuh waktu 50 tahun karena bunga kecil dan inflasi, ya lebih baik punya $10,000 tapi dihasilkannya per menit.
Jadi bukan berapa banyak, tapi berapa cepat.

Prinsip ini juga sebenarnya sama dengan apa yang dikatakan oleh Joe Vitale:
“Money likes speed. That's the secret few know about money.”

Uang menyukai kecepatan. Itulah rahasia tentang uang yang hanya diketahui sedikit orang.
Namun di sini Joe lebih menekankan pada penerapan action atau tindakan setelah sebuah ide muncul. Misalnya, dikisahkan dalam buku Ready, Fire, Aim oleh Michael Masterson bahwa Joe punya ide untuk mendapatkan uang dengan memanfaatkan nama tenar Elvis Presley yang legendaris dan punya banyak penggemar.

Ia pun segera bertindak dan meminta Nerissa, rekan wanitanya, untuk membuat gambar ikan duyung Elvis dengan photoshop dan menjualnya dalam bentuk foto di eBay.
Setelah foto tersebut terjual pada sebuah stasiun radio dan ia mendapat publisitas gratis (karena ia mencantumkan situsnya yang lain di eBay dan ia diundang di acara radio tersebut), Joe mengatakan bahwa kemudian ia baru tahu kalau sebenarnya ia tak boleh menggunakan nama orang terkenal seperti Elvis untuk keperluan komersial.

Tapi seandainya ia menunda dan tidak memanfaatkan waktu dengan bertindak cepat, maka ia akan tahu hal ini dan tak akan ada publisitas untuknya.

Gambar: dreamstime

Dua Jalan dalam Kehidupan


J.S. Adams pernah menceritakan di dalam bukunya, “Allegories of Life” tentang dua orang pria yang akan menuju sebuah lembah yang indah dan subur, namun mereka harus melalui sebuah hutan yang sangat lebat untuk sampai ke sana. Orang-orang mengatakan bahwa jalan yang harus ditempuh gelap dan penuh halangan, tapi jika sampai maka semua akan terbayar.

Maka, kedua orang pria tadi pun memulai perjalanan secara bersama-sama di pagi hari. Lama kelamaan, pria pertama menjadi semakin tidak sabar karena susahnya medan yang ditempuh.

Pria pertama memutuskan untuk secepat mungkin sampai ke lembah. Ia tak peduli semak belukar atau tanaman-tanaman tajam yang harus ia hadapi. Ia terus saja menerjang, meskipun semua badannya menjadi sakit.

Ia pun berlari secepat mungkin, sehingga temannya tertinggal. Setelah perjuangannya menembus hutan, ia pun akhirnya sampai di lembah tujuannya, meski sekujur tubuhnya sakit. Orang-orang di sekitar lembah pun memutuskan untuk menolong dan merawatnya.

Ketika pria pertama tadi sudah sampai di lembah, pria kedua masih berada di belakang.

Apa yang dilakukannya? Ternyata ia menggunakan kampak untuk memotong semak belukar dan tanaman yang mengganggu di sepanjang jalannya menuju lembah. Meskipun butuh waktu lebih lama, ia memilih untuk mempermudah jalan untuk dirinya sendiri sekaligus bagi orang lain yang nantinya ingin menuju ke lembah.

Hari demi hari ia lewati, dan akhirnya ia sampai ke lembah yang dimaksud. Sesampainya di sana, ia pun bertemu temannya yang masih terbaring sakit.

Keesokan harinya, pria yang membuat jalan di hutan tadi kemudian langsung bisa bekerja bersama penduduk di sana, sementara temannya masih tak bisa berbuat apa-apa.

Dan setelah itu, banyak orang mulai berdatangan ke lembah yang indah tersebut melewati jalan yang telah dibuat oleh pria kedua tadi.

Dari cerita ini, J.S. Adams menekankan bahwa ada dua jalan mengarungi kehidupan. Pertama seperti yang dilakukan pria pertama tadi yang hanya memikirkan diri sendiri untuk sampai ke tujuan dan kemudian perjalanannya berakhir, atau seperti pria kedua yang mau membuka jalan untuk orang lain, sehingga mereka mendapat berkah dan manfaat dari apa yang telah ia lakukan. 
 
http://www.justelsa.com

Siapa Bilang Memberi Lebih Baik Daripada Menerima?



Ok, Nabi Muhammad mengatakan seperti itu (tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah). Bukannya saya menentang, justru saya menulis ini karena saya setuju. Saya sebenarnya teringat salah satu pernyataan T. Harv Eker dalam bukunya, Secrets of the Millionaire Mind.

Harv mengatakan di bab "Wealth File #10" bahwa orang kaya adalah penerima yang bagus, dan orang miskin adalah penerima yang buruk. Memang saya setuju dengan pernyataan tersebut.

Idenya adalah bahwa orang kaya percaya bahwa diri mereka berharga (worthy) dan berhak menerima kekayaan, sementara orang miskin takut dan merasa tidak berharga (unworthy) sehingga mereka tidak berhak menerima kekayaan.

Contohnya, orang miskin ketika dipuji secara tulus mereka justru merasa tidak layak. Mereka juga tidak berani mematok harga tinggi untuk apa yang mereka berikan, bahkan jika apa yang mereka lakukan memang layak diberi harga mahal.

Tapi, lebih lanjut Harv mengatakan bahwa pernyataan "memberi lebih baik daripada menerima" adalah pernyataan yang salah yang diciptakan oleh mereka yang ingin agar orang lain yang lebih banyak memberi dan mereka yang menerima.

Tentu saja saya tidak setuju.

Saya lebih setuju dengan Jim Rohn. Ia mengatakan bahwa "memberi lebih baik daripada menerima karena memberi akan memulai proses menerima."

Lebih baik bukan berarti bahwa yang satu bisa ada tanpa yang lain. Dua-duanya, memberi dan menerima, sama-sama baik. Tapi menurut saya kita tidak bisa menerima jika kita tidak memberi.

Memang bisa saja pengemis terus menerima uang meski mereka tidak pernah memberi apapun, tapi seperti kata Anzia Yezierka (penulis dari Polandia), kemiskinan bisa diibaratkan sebagai sebuah kantung yang berlubang. Meski terus menerima, uang tersebut akan jatuh di tengah jalan.

"Giving is better than receiving because giving starts the receiving process." - Jim Rohn


http://www.justelsa.com
gambar: visualphotos

Melatih Pikiran Bawah Sadar



Di salah satu posting blog dari Joe Vitale (salah satu narasumber di The Secret), ia mengatakan bahwa jika kita memiliki suatu goal untuk melakukan sesuatu, tapi ternyata kemudian kita melanggarnya sendiri, tebak apa yang terjadi.
Apa yang terjadi sebenarnya adalah kita melatih pikiran bawah sadar untuk tidak mempercayai diri kita sendiri. Saya sangat setuju dengan ungkapan tersebut.
Seperti yang Anda tahu, apa yang sangat berpengaruh sebenarnya bukan pikiran sadar, melainkan pikiran bawah sadar.
Kalau kita mengatakan hal kecil saja seperti “saya akan membersihkan kaca rumah besok pagi”, dan kita benar-benar melakukannya, maka kita sebenarnya melatih pikiran bawah sadar untuk mempercayai diri kita sendiri. Akibatnya, jika kita memiliki goal atau sasaran yang lebih besar di hari kemudian, maka pikiran bawah sadar kita akan lebih mudah untuk percaya karena kita sudah melatihnya dari hal-hal kecil.
Satu kasus lain yang menurut saya hampir sama adalah ketika kita menyalahkan orang lain tentang kegagalan atau ketidakberhasilan diri kita sendiri. Baik menyalahkan pemerintah, atau siapapun, atas kegagalan yang diri kita alami atau kondisi yang begitu-begitu saja / tidak ada kemajuan, menurut saya ini sama saja dengan melatih pikiran bawah sadar kita sendiri untuk selalu menghindar dari tanggung jawab.

“If you blame others for your failures, do you credit them with your success?” - Anonymous

Entah siapa yang mengajukan, tapi pertanyaan bijak di atas sepertinya sangat cocok.
Contohnya, orang sering menyalahkan pemerintah atas kegagalan diri mereka sendiri atau kondisi yang tak kunjung berubah. Tapi jika mereka mendapatkan keberhasilan atau kesuksesan, apakah mereka mengatakan bahwa ini berkat pemerintah?

Kemungkinan tidak.

Minggu, 30 Oktober 2011

Cara Bangkit dari Kegagalan



Persoalan tentang aspek kegagalan. Di sini diperkenalkan 5 Teknik Bangkit dari Kegagalan 

a. Mulakan dengan preview gol asal.

Melihat kembali gol asal adalah satu langkah bijak dalam kebangkitan menuju kejayaan. Kadangkala kita putus asa kerana gol kita tidak jelas dan tepat. Kalau anda inginkan kegembiraan, sekiranya anda mencapai kejayaan dengan mendapat duit sebanyak RM1 Juta, anda tidak akan mencapai kejayaan kerana gol anda hanyalah satu juta, dan anda tidak mempunyai gol yang jelas Contohnya,
saya ada satu cerita kisah seorang budak. Apabila seorang pemuda didatangi kepadanya seorang budak, budak tersebut meminta belas kasihan untuk mendapatkan makanan. Apabila pemuda tersebut yang sedang makan memberi duit sebanyak RM10 kepada budak tersebut, budak tersebut tidak mengambilnya. Pemuda tersebut hairan dan bertanya “kenapa tidak mahu mengambil duit tersebut?”. Jawapan budak tersebut ringkas “Saya bukan hendak duit tetapi saya hendak makan kerana saya dah banyak hari tak makan”. Tanpa berfikir panjang, pemuda tersebut membelikan nasi dan memberi kepada budak tersebut dan budak tersebut pun berjalan meninggalkan pemuda tersebut. Pemuda tersebut kehairanan. Ini adalah satu cerita yang jelas apa itu gol sebenarnya. Bagi budak tersebut, duit bukanlah segala-galanya. Tetapi, bagi pemuda tersebut, dengan memberi duit segalanya akan selesai. Situasi ini adalah satu jalan cerita yang ringkas berkenaan gol kita. Saya juga kadangkala banyak berfikir dan belajar dengan cerita ini (Hehe,, menjadi pemikir pulak).

b. Beri makna kepada kegagalan.

Ini adalah salah satu teknik dalam merungkai kegagalan dalam HIDUP. Apabila kita berhadapan dengan kegagalan, selalunya kita berkata “kegagalan ini adalah sesuatu yang mencabar aku”. Kadangkala kita putus asa dengan usaha yang kita lakukan. Apa yang kita beri makna kepada kegagalan sebagai cabaran adalah baik, tetapi sekiranya kita memberi makna yang jelas adalah sesuatu yang paling tepat. Apa yang saya maksudkan dengan maksud yang tepat adalah memberi maksud yang jelas kepada kegagalan. Berilah maksud kegagalan anda sebagai “anda perlu belajar dengan kegagalan tersebut”. Apabila anda menghadapi kegagalan katakan aku perlu belajar dengan kegagalan ini. Katakan berulang-ulang sehingga menjadi habit anda. Jadikan kegagalan sebagai sahabat yang tak berapa baik tetapi anda perlu belajar daripada sahabat tersebut. Kadangkala kita jarang mengambil tahu tentang kepentingan kegagalan dalam tiap keadaan.

c. Memperbanyakkan pemikiran yang berfokus apa yang dikehendaki sahaja tiap masa bukan memperbanyakkan pemikiran ketidakupayaan dan kegagalan.

Kadangkala apabila kita fokus kepada sesuatu yang tidak dikehendaki, itulah yang kita akan dapat. Sedarkah anda apabila anda hendak melakukan sesuatu bila dalam keadaan emosi yang kucar-kacir selalunya akan menemui kegagalan? Saya sering menghadapi situasi ini. Saya seringkali mendapati apabila mencari kunci (terutamanya pagi Isnin; esok…hehe), apabila kelam kabut, kunci di depan mata pun tak nampak. Inilah dinamakan kuasa fokus. Kuasa fokus sebenarnya kuasa paling hebat kalau kita gunakan sebaik mungkin. Apa kita bolah buat adalah dengan memulakan sesuatu dengan minda positif. Katakan “aku boleh”, bersyukur dengan apa yang ada dengan menyatakan “aku bersyukur diberi peluang untuk memperbaiki apa yang belum dicapai”.

d. Belajar dari tiap inci kegagalan.

Tiap orang-orang yang berjaya adalah pelajar yang baik, dan pemimpin adalah pembaca yang baik. Mereka banyak membaca. Kalau anda faham betul-betul apa itu pelajar, apa itu pembaca dan apa itu membaca, dan anda membina habit tersebut, anda telahpun mempunyai satu skil yang terpenting dalam hidup anda . Anda mestilah mempunyai skil ini dari masa ke semasa. Banyak faktor kejayaan dalam sesuatu bidang, umpamanya peluang, idea yang baik, tekun, rajin dan banyak lagi, tetapi hakikat yang terbaik adalah menjadi pelajar terbaik adalah paling penting. Apa yang saya maksudkan dengan menjadi pelajar? Mungkin ada yang tertanya-tanya apa maksud si Zaini berkata sedemikian? Saya maksudkan pelajar yang terbaik adalah pertamanya aplikasikan apa yang dipelajari dalam tiap hari dan masa. Dan yang paling penting adalah belajar dari kegagalan.

Ada orang boleh mendapat kejayaan dalam bidang pelajaran sampai tahap tertinggi, tetapi jarang sekali saya lihat orang yang begitu rajin belajar dengan kegagalan. Jadi, marilah kita menjadi pelajar dalam subjek Pengenalan Kepada Kegagalan (Saja-saja reka je ni). Kegagalan macam mana pula? Kegagalan dalam kehidupan seharian. Kadangkala kegagalan membuka satu peluang kepada kita untuk menjadi yang terbaik.

Mempelajari kejayaan adalah satu hukum alam yang nyata. Kalau anda biasa berhadapan dengan masalah terhebat di dalam hidup anda, saya pasti anda akan menjadi terhebat apabila anda tahu dan mengambil peluang untuk mempelajari dari kegagalan anda. Bagi saya, adalah lebih baik mempelajari kegagalan dengan intensif daripada mempelajari kegagalan secara membuta tuli. Maksud saya adalah anda mengkaji tiap kegagalan anda setiap hari dan anda tidak mengulanginya lagi. Yang paling penting adalah anda tidak mengulangi. Ini adalah rahsia kebangkitan sebenarnya. Kadangkala kita perlu mempelajari kegagalan melebihi masa mempelajari kejayaan. Mungkin ada yang setuju dan ada yang tidak setuju.

e. Kegagalan bukan bermaksud satu noktah kepada anda tetapi hanyalah maklumbalas atas tindakan anda.

Kegagalan seringkali terjadi apabila anda membuat sesuatu yang jarang anda biasa. Ini adalah satu kebiasaan, kerana apabila anda inginkan sesuatu kelainan, otak anda akan keliru kerana selalunya anda membuat sesuatu yang biasa, tetapi anda mengambil tindakan sebaliknya. Apabila anda inginkan kejayaan, andalah musuh utama dalam kebangkitan menjadi baik dan terbaik dari semalam.

Selalunya apabila anda menuju kejayaan, seringkali anda akan berkata kepada diri anda bermacam-macam idea dan komen. Selalunya 99% apa yang anda kata kepada diri anda adalah negatif. Apa anda perlu buat teruskan menuju ke depan dan ketakan anda pasti akan berjaya dan kegagalan adalah maklumbalas kepada tindakan anda menuju kejayaan. Dalam HIDUP tiada istilah kegagalan tetapi dikatakan “Kagagalan hanyalah maklumbalas”.
http://wyna95nubies.blogspot.com
 

Selasa, 25 Oktober 2011

Indonesia

Simple Studio Indonesia mempersembahkan desain poster "Bangun 1ndonesia", untuk mengembalikan semangat juang semua elemen bangsa agar bisa bangkit kembali menjadi bangsa yang maju, besar, bersahaja dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-66. Sumber: Simple Studio Indonesia 
 

Salah satu poster karya desainer Simple Studio Indonesia yang berjudul "Hangatkan Indonesia dengan Cinta". Sumber: Simple Studio Indonesia 


 

Salah satu poster karya desainer Simple Studio Indonesia yang berjudul "Banyakin Pekerja, Bukan Pembicara". Sumber: Simple Studio Indonesia 


 

Salah satu poster karya desainer Simple Studio Indonesia yang berjudul "Jujurlah Dari Hal Kecil". Sumber: Simple Studio Indonesia 


 

Salah satu poster karya desainer Simple Studio Indonesia yang berjudul "Bisa Basmi Saya?". Sumber: Simple Studio Indonesia 


 
0px; margin-top: 0px; opacity: 1; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;">
Salah satu poster karya desainer Simple Studio Indonesia yang berjudul "Membangun Indonesia dengan Bekerja". Sumber: Simple Studio Indonesia

 

Salah satu poster karya desainer Simple Studio Indonesia yang berjudul "Budayakan Berpikir Positif". Sumber: Simple Studio Indonesia 


 

Salah satu poster karya desainer Simple Studio Indonesia yang berjudul "Membangun Indonesia Dengan Senyum". Sumber: Simple Studio Indonesia 


 

Salah satu poster karya desainer Simple Studio Indonesia yang berjudul "Bangun Semangat Juang". Sumber: Simple Studio Indonesia

 

Salah satu poster karya desainer Simple Studio Indonesia yang berjudul "Negeri Ini Adalah Milik Anak Cucu Kita". Sumber: Simple Studio Indonesia


 

Salah satu poster karya desainer Simple Studio Indonesia yang berjudul "Jangan Jadi Pengekor". Sumber: Simple Studio Indonesia



sumber :http://foto.vivanews.com/read/4124-ekspresi-nasionalisme-ala-desainer

Hari Gini Ada Bayi RAKSASA!!!!


Welcome - "Waktu adalah ilmu", hanya ilmu yang bermanfaat yang akan membawa kita pada kebahagiaan di kehidupan dunia dan akhirat! Dengan ilmu hidup menjadi mudah, dengan seni hidup terasa indah, dan dengan agama hidup bisa terarah.




Berita ini mungkin malah nggak begitu basi yaa? Apakah ini benar atau tidak? yang jelas berita ini ane dapat dari Mim yahoo.com,hehehe,,, tapi ini juga tidak mungkin tidak terjadi kan? jika Tuhan sudah "Kun Fayakun", monggo silakan diamati!!!


http://iesmawon.blogspot.com

TABUK DAHULU DAN TABUK KINI... RENUNGAN DALAM PERJALANAN DAKWAH


Assalamu'alaikum Warahmatullah,


Ikhwah dan Akhawat yang dikasihi,


Menyingkap peperangan Tabuk, peperangan terakhir Rasulullah SAW yang menemukan para mujahideen dengan tentera Rom bilamana Hercules ingin menyerang Madinah dan menghapuskan negara Islam yang pertama yang terbina di semenanjung Arab. Dalam Ghazwah Tabuk, para sahabat berlumba-lumba menyumbang harta benda mereka. Abu Bakar menyumbangkan seluruh hartanya. Umar Al-Khattab pula menyumbangkan separuh daripada harta yang dimilikinya. Uthman al-Affan tidak juga ketinggalan menyumbangkan harta yang banyak sehingga mempersiapkan satu pertiga keperluan tentera Islam pada ketika itu untuk berperang.

Ada beberapa sahabat yang fakir menemui Rasulullah lantaran mereka tidak mempunyai tunggangan yang boleh dinaiki, tidak mempunyai harta untuk diberi. Apabila baginda Rasulullah SAW berkata, "Aku tidak dapat menyediakan tunggangan yang boleh membawa kamu", lalu pulanglah mereka dengan berlinangan air mata mereka kerana kesedihan lantaran tidak punya apa-apa untuk disumbangkan untuk ghazwah tersebut.

Dan tiada (pula) berdosa atas orang-orang yang apabila mereka datang kepadamu, supaya kamu memberi mereka kendaraan, lalu kamu berkata: "Aku tidak memperoleh kendaraan untuk membawamu." lalu mereka kembali, sedang mata mereka bercucuran air mata Karena kesedihan, lantaran mereka tidak memperoleh apa yang akan mereka nafkahkan. [At Taubah 9:92]


Ikhwah dan Akhawat sekalian..

Mari sama-sama kita refleksi dan koreksi diri. Berbezanya Tabuk dahulu dan 'Tabuk' masa kini..

Tabuk dahulu..
Mereka sedih bukan kerana dosa,
Kesedihan mereka kerana tidak dapat menyahut seruan Allah dan RasulNya..

Tabuk kini..
Dosa hanya ditepis bagaikan lalat yang menyinggahi hidung..
Jangan dikata sedih kerana tidak dapat taat kepadaNya,
Sedih berbuat dosa pun jarang sekali..

Tabuk dahulu..
Mereka sedih kerana kefakiran yang menghalang mereka berjuang..

Tabuk kini...
Kita gembira dengan kesenangan yang menghambat kaki dan tangan untuk pergi berjuang..

Tabuk dahulu...
Mereka sedih kerana tak dapat berjuang dan berperang..

Tabuk kini...
Kita gembira kerana terlepas dari melawan musuh Islam..

Tabuk dahulu..
Ghazwah kekurangan beberapa pejuang lantaran kefakiran..

Tabuk kini..
Kita kekurangan ribuan malah jutaan pejuang kerana ke'senang'an..

Tabuk dahulu..
Hati mereka meronta untuk berjihad di kala musim panas dan buah menyapa..

Tabuk kini..
Kita selesa bersenang lenang penuh kerehatan di rumah..

Tabuk dahulu..
Tatkala seruan jihad datang,
Mereka terus keluar untuk menyahut seruan..

Tabuk kini..
Sebutlah Palestin, Afghanistan. .
Sungguh, kita diwarnai dengan terlalu sedikit kepedulian..


Ikhwah Akhawat sekalian,

Tabuk dahulu, mereka merintih kerana tidak berpeluang berjihad di medan perang, 'Tabuk' hari ini.. kita merintih kerana tidak punya masa kerehatan. Mereka berebut peluang dan ruang, kita hilang banyak kesempatan yang mulia. Tapi, pernahkah sesekali hati kita menangis dan merintih, "Allah, aku tidak punya apa-apa untuk dipersembahkan kepadaMu..". Didiklah hati untuk bersedih apabila melakukan dosa, ajarlah hati untuk menangis berlinangan air mata apabila tidak punya apa-apa untuk dipersembahkan kepadaNya..

Betapa jauhnya dan tersasarnya kita berbanding mujahideen Tabuk.. Dan kita tak segan silu katakan, kitalah barisan pejuang Islam!

Sama-samalah kita refleksi hati, koreksi diri, moga-moga di saat kita melakar sejarah, diri kita dan hati kita sudah bersedia untuk bekerja untuk Islam dengan jiwa sebenar-benar pejuang Islam kerana Allah.

Kerja besar untuk perubahan yang besar, insya'Allah.

Allahu A'alam.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

http://youngsmkbg.blogspot.com

SUBHANAALLAH begitu cintanya Rasullullah kepada Umatnya hingga Saat sakratul Mautnya.......

Pagi itu,ketika langit masih mulai menguning.Dan burung-burung gurun enggan mengepakkan sayapnya.
Rasulullah dengan suara terbata memberikan Petuah...

"Wahai umatku,kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-NYA,taati dan bertakwalah kepada-NYA.
Ku wariskan kepada kalian 2 hal Al-Qur'an dan Sunnahku.
Barang siapa mencintai Sunnahku,berarti mencintaiku.Dan kelak,kalian yang mencintaiku akan masuk syurga bersamaku..."

Khutbah singkat itu di akhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh...
Menatap wajah sahabatnya satu per satu...

Abu bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca....

Umar Dadanya berdegup kencang menahan nafas dan tangisnya....

Ustman menghela nafas panjang.....

dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam...

isyarat itu telah datang saatnya telah tiba

*Rasulullah akan meninggalkan kita semua...*

Desah semua sahabat kala itu
manusia tercinta itu hampir usai menunaikan tugas mulianya di dunia....
Tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap menangkap Tubuh Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar.
Saat it seluruh sahabat yang hadir serasa sesak nafas menahan detik-detik yang berlalu....

Matahari kian tinggi ,tetapi pintu rumah Rasulullah masih tertutup,
di dalamnya Rasulullah sedang terbaring lemah dengan kening berkeringat,sehingga keringat itu membasahi  pelepah kurma yg menjadi alas tempat tidurnya....
tiba-tiba dari luar pintu terdengar suara seseorang yang berseru mengucapkan salam....
"Bolehkah saya masuk?"tanyanya...
tetapi Fathimah tidak mengijinkan dia masuk...
"Maafkanlah,tetapi Ayahku sedang demam"kata fathiman sambil membalikan badan dan menutup pintu.
Kemudian dia kembali menemui Ayahnya yang ternyata sudah berat membukakan matanya pada fathimah...

"Siapakah itu wahai putiku?"
"Aku tidak kenal Ayah?Sepertinya baru kali ini aku melihatnya"tutur fathimah lembut
lalu Rasulullah menatap putrinya dengan pandangan yang menggetarkan.Satu per satu garis wajah putrinya di pandanginya seolah hendak di kenang....
"Ketahuilah ..Dialah yang menghapus kenikmatan sementara....Dialah yang memisahkan pertemuan di dunia...Dialah malaikat maut"Kata Rasulullah....
Fathimah pun menahan ledakan tangisnya....

Malaikat maut datang menghampiri...tetapi Rasulullah menanyaka kenapa jibril tak ikut menyertai....
Kemudia di panggilah jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia untuk  menyambut ruh kekasih Allah sekaligus penghulu dunia ini...
"Jibril jelaskan apa hakku nanti di hadapan ALLAH?.."tanya Rasulullah dengan suara lemah
"Pintu-pintu langit telah terbuka,Para malaikat menanti Ruhmu...semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu"kata jibri

Tetapi ternyata tak membuat Rasulullah lega...Matanya masih penuh kecemasan...
"Engkau tidak senang mendengar kabar ini?"tanya jibril
"Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?"
"Jangan kawatir Wahai Muhammad rasulullah.....Aku pernah mendengar ALLAH berfirman kepadaku....
KUHARAMKAN SYURGA BAGI SIAPAPUN KECUALI UMAT MUHAMMAD TELAH BERADA DI DALAMNYA.."kata jibril

sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik karena sakit yang tak tertahankan lagi..
"YA...ALLAH..dasyatnya sakratul maut ini....timpakan saja semua siksa maut-Mu kepadaku jangan kepada umatku??"
Badan Rsulullah mulai dingin..kaki dan tangannya sudah tak bergerak lagi..bibirnya bergetar seakan hendak membisikan sesuatu....
Ali segera mendekatkan telinganya...

"USHIKUM BISHOLATI WA MA MALAKAT AIMANUKUM...(peliharalah sholatmu dan santuni orang-orang lemah di antaramu)"

Di luar pintu ..tangis mulai bersahut-sahutan...sahabat-sahabat saling berpelukkan...
Fathimah menutup wajahnya dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan....

"UMMATI...UMMATI...UMMATI...."
Dan pupuslah kembang hidup manusia mulia itu...

Detik demi detik semakin dekat...Saatnya Izrail melaksanakan tugas...
Perlahan Ruh Rasulullah di tarik ...Tampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh...Urat-urat lehernya menegang....

"jibril...betapa skitnya sakratul maut ini.."lirih Rasulullah mengadu

Fathimah terpejam...Ali di sampingnya.menunduk kian dalam dan jibril membuang muka....
"Jijikah kau melihatku hingga kau palingkan wajahmu jibril...???"
Tanya Rasulullah kepada malaikat pengantar Wahyu itu..
"Siapakah yang tega melihat kekasih ALLAH di renggut ajal"kata jibril

RASULULLAH MENUTUP MATANYA SEKALIGUS USIANYA

Siapakah yang di sapa lembut Rasulullah pada detik-detik terakhirnya..???
UMATKU...UMATKU...UMATKU....
Inilah nabi yang membasahi janggutnya dengan air mata karena memikirkan derita Umatnya sepeninggal dia
Yang merebahkan dirinya di atas tanah dang mengangkatnya Sebelum ALLAH mengijinkannya untuk memberikan syafaat kepada umatya...
Yang suka dukanya terpaut dengan umat yang di pimpinnya...

"TELAH DATANG KEPADAMU SEORANG RASUL DARI KALANGANMU SENDIRI.BERAT BAGINYA APA YANG KAMU DERITA.SANGAT INGIN AGAR KAMU MENDAPATKAN KEBAHAGIAAN.IA SANGAT PENGASIH DAN PENYAYANG TERHADAP ORANG-ORANG YANG BERIMAN"(QS.AT-TAUBAH 128)

buat saudara2ku seiman seharusnyalah kita merenung....
Rasulullah yg manusia tanpa dosa masih merasakan sakitnya sakratul maut bagaimana dengan kiata...yang tiap hari membuat dosa....
Rasulullah begitu mencintai kita bagimana kita membalas cintanya....
Semoga ALLAH senantiasa mengampuni kita.....

Minggu, 23 Oktober 2011

IPK & Dakwah

Bismillahirrohmannirrohim…
ipk-1 
Tulisan ini terinspirasi dari salah satu status yang kemarin kubaca..
Sebuah kisah nyata dari seorang Mahasiswa dari sebuah kampus Negeri ternama di Jogjakarta,sekarang sudah jadi Asisten Profesor dan calon profesor insyaAllah di Jepang.( Demi kebaikan bersama saya tidak sebut merk)semoga bisa diambil hikmahnya saja.
Mahasiswa identik dengan segudang aktivitas. Mahasiswa kok ga pernah ikut organisasi,mahasiswa kok ga pernah aksi.apa kata dunia,itulah yang mungkin terbesit saat memasuki dunia kampus sebagian besar orang. termasuk saya:-D.
Banyak perubahan di belahan dunia sebagian besar berawal dari pemuda,mahasiswa. Semua dah tahu ya kenapa harus kuulang, kayaknya terlalu berbelit-belit ya..oke dech saya langsung cerita aja pada kisah nyatanya aja
“Aktivitas kuliah yang sangat menyita waktu karena di kampus yang bergensi tersebut tidak menyurutkan semangat dakwahnya. Setelah semangat dakwah menyatu dengan urat nadi. Dimanapun dan kapanpun aktivitas dakwah tetap ditegakkan. Inilah yang selalu bersemayam dalam hati seorang aktivitis dalam tokoh ini.
namun ternyata masih ada juga mahasiswa yang tidak menikmati manisnya di jalan dakwah, setiap hari hanya berkutat pada 3 K (semua dah tau ga perlu saya ulang ;)) ) dan nge-game adalah aktivitas sehari-harinya.dalih-dalih untuk refresing &  melatih kreativitas:-D..
Itu juga pernah mengusik pikiran al akh tadi, “kenapa saya harus repot-repot ngajar anak-anak TPA di masjid kampus, dan aktivitas dakwah laen.sedangkan mereka enak-enak nge-game”bisikan dalam hatinya
Namun bisikan tersebut tidak lama bersemayam dalam hatinya, setelah mendapat berbagai tausyah dan mendapat masukan dari berbagai buku yang dibaca, beliau menemukan sebuah kata yang sangat dahsyat, ya sangat dahsyat yang bisa merubah semua kehidupannya. Merubah segalanya lebih baik.
“IKHLAS!!!…
Itulah kata yang berhasil di temukan dalam hatinya.
“Yaa ayyuhaladzina aamanu intan surullaha yansurkum wayushabit aqdaamakum”” Hai orang-orang yang beriman barang siapa yang menolong agamaKU (Allah SWT) maka Allah akan menolongmu dan akan Aku kukuhkan kedudukanmu.(Muhammad:7)
Emang benar amanah yang akan menjaga kita,bukan sebaliknya.Dan janji Allah itu pasti dan tidak mungkin diingkari oleh Allah sendiri.
Satulagi dalam kata ikhlas”Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-nya serta orang-orang yg beriman akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada Allah yg mengetahui yg ghaib dan yangg nyata lalu diberitakannya kepada kamu apa yg telah kamu kerjakan..”
Kata-kata itulah yang kembali membakar semangat al akh tadi. Setelah itu Beliau berdakwah, tanpa terpengaruh apapun, yang penting cari ridhoNya.
Dan Subhanallah sesuatu yang luar biasa saat penerimaan KHS. IP yang sebelum-sebelumnya cuma 3,4 langsung berubah jadi 4. Ya 4 nilai yang sempurna. Jarang kita dapati nilai IP 4 di kampus negeri lagi, subhanallah. Bahkan yang sering refresing(nge-game pun, Ga da kali:-D )
Dan saat wisuda beliau dinobatkan sebagai Mahasiswa terbaik di kampus tersebut. Subhanallah ini kisah nyata. satu kata kunci yang membuat beliau seperti ini “Ikhlas dalam melakukkan segala hal”
Itu hanya prestasi awal yang didapat, setelah itu banyak sekali prestasi yang diraihnya. Dan tarafnya tidak nasional lagi sekarang sudah taraf international. Subhanallah
Kesibukkan aktivitasnyapun sampai sekarang tidak menyurutkan semangatnya, sering mengisi kajian-kajian di negeri sakura ini. saat nerima tausyah dari beliau hati terasa terbakar, berkobar semangat dalam hati.
“Yuk berkarya dan berprestasi” itulah yang terbesit dalam hati saat melihat sosok beliau.
teringat tausyah dari Ustadz juga:
Dakwah itu syamil tidak parsial. jangan dikotak-kotakkan dakwah,kuliah,kerja,istri dll, karena semua adalah dakwah
aktivitas dakwah berhasil tapi kuliah keteteran itu biasa
kuliah berhasil tapi aktivitas dakwah keteteran itu biasa
aktivitas dakwah bagus tapi kerja kurang bagus itu biasa
kerja bagus tapi aktivitas dakwah kurang bagus itu biasa
aktivitas dakwah berhasil tapi kewajiban sebagai istri/ibu/suami gagal itu biasa
kewajiban sebagai istri /ibu/suami berhasil  tapi aktivitas dakwah gagal itu biasa.
dan yang laennya…
Kata ustadz ” Biasa itu adalah kegagalan sebagai seorang kader dakwah”
Seharusnya kader itu ” Berhasil aktivitas dakwah dan berhasil yang laennya(sukses dalam kuliah,kerja,istri,suami,ibu dll) karena semua aktivitas kita adalah dakwah jangan dikotak-kotakkan.
Semoga bisa bermanfaat….:-)
Salam optimis!

Tips Mengoptimalkan Otak Kanan

Menurut Roger Sperry pemenang hadiah Nobel pada tahun 1981 dinyatakan bahwa manusia hidup dengan menggunakan 2 otak yaitu otak kiri dan otak kanan.
Otak kiri berada di sebelah kiri kepala mengendalikan tubuh bagian kanan sedangkan otak kanan berada di sebelah kanan kepala mengendalikan tubuh bagian kiri.
Sebagian besar manusia selama hidupnya lebih banyak menggunakan otak kirinya sekitar 90 % dan menggunakan otak kanannya hanya sekitar 10 %.
Makanya kita perhatikan banyak banget teman kita yang menulis memakai tangan kanan yang berarti mengandalkan otak kirinya …bagaimana dengan kidal? Nah itu dia, orang seperti ini dia menggunakan otak kanannya.
Belajar matematika, fisika, kimia dan pelajaran  sekolah bagaimana ? itu juga menggunakan otak kiri. Kalau begitu banyak sekali pekerjaan yang selalu mengandalkan penggunaan otak kiri karena selalu menggunakan tangan kanan ?
Yup…..kamu benar. Kalau begitu juga….. ngapain ada otak kanan ? yeeee…. yah jelaslah sebagai penyeimbang, kalau ada kiri pasti ada kanan, bener gaaaak…..
Sekarang nilai dirimu ya, kamu lebih banyak menggunakan otak kiri atau otak kanan. Ini cirinya :
Ciri orang yang lebih banyak menggunakan otak kiri
  1. berpikirnya linier/ searah biasanya berdasarkan logika
  2. Kalo ngomong biasanya gak pake perasaan
  3. gampang menghafal ( sampe titik koma hafal apalagi kalo mo ujian he..he… dasar otak kiri )
  4. biasanya kalo berdebat mo menang sendiri ( emang kamu siapa ? )
  5. biasanya punya nilai akademik tinggi
  6. dll pokoknya yang berhubungan dengan akademik dan intelektual
Ciri orang yang lebih banyak menggunakan otak kanan
  1. berpikirnya berfluktuasi/naik turun ( contoh : aku mengerjakan sesuatu  karena aku menyukainya )
  2. kadang punya ide dan pikiran yang gila-gilaan
  3. suka menghayal
  4. pemimpi
  5. arah pikiran susah ditebak
  6. punya imajinasi tinggi
  7. lebih kreatif
  8. dll pokoknya yang berhubungan dengan aspek artistic n naluri
Bila kamu hanya mengandalkan salah satu otak saja, berarti mengurangi potensi otak secara keseluruhan. Bagaimana bila menggunakan 2 belahan otak ? itu bagus ! dengan demikian berarti menggunakan semua kapasitas otak yang dimiliki yaitu kekuatan otak yang ganda.
Kalo gitu penting banget ya otak kanan itu ? tentu penting banget. Tapi sayang penggunaan otak kanan belum dimaksimalkan oleh kita dan keadaan.
Lho kok ? iyaaaaa….. Nih buktinya …….selama kurang lebih 16 tahun kita sekolah dari SD sampe S1, kita lebih banyak menggunakan otak kiri untuk mempelajari mata pelajaran sekolah seperti matematika, fisika dll dan hanya sedikit sekali mata pelajaran yang menggunakan otak kanan seperti olah raga dan keterampilan, daaaan nilai ato prestasi selalu dinilai oleh tingginya nilai akademik sekolah, seolah yang nilai matematikanya 5 di nilai bodoh ( hmmmm…..terlalu….)  ya gitu deh…..
Jadiiiii…….otak kanan harus dioptimalkan penggunaanya agar seimbang dengan otak kiri dooong…..????   yuuuup lagi…..  ( emang enak kalo dengerin lagu lewat headset yang kiri suaranya besar sedang yang kanan suaranya kecil…mending gak usyah deh…)

Kalo begitu bagaimana caranya mengoptimalkan otak kanan ?

Caranya…?????!!!! Mau tau ya…( he…he….)
Gampang ! Nih dia :
1.  Belajar sempoa  ( OH NO….aku gak mau, dah besar kok masih belajar sempoa seperti anak kecil ). Yeeee….jangan salah belajar sempoa tuh melatih penggunaan otak kanan agar lebih optimal loh, bisa buat kamu lebih kreatif n gak gampang menyerah, lebih mandiri dan lebih konsentrasi, juga buat kamu lebih cepat berhitung ( coba kerjakan soal ini 2.345.765 : 2 = ?   ( dalam waktu 15 detik n gak pake coret2an bisa gak )….( yeh paling kamu gak bisa…kan he….he….he…:-p)
2.  Buat puisi. Tulis aja semua kata yang berlalu lalang di kepalamu n…voila….jadilah puisi pertama hasil karyamu
3.  Coba nyanyikan ulang lagu dari penyanyi kesayangnmu keras-keras, jangan malu ( biar fals gpp…toh memang itu suaramu….aku ngerti kok )
4.  Tuliskan impianmu diatas kertas misal kamu ingin punya istana yang bagus dengan kolam yang ada angsa di depannya ato kamu ingin punya jet pribadi yang bisa membawamu terbang kemana-mana….tulis aja namanya juga menghayal ( menghayalkan gak bayar knapa mesti takut )
5. Menggambar pemandangan
6.  Belajar naek sepeda
7.  Berrenang
8.  Latihan Footsal
9.  Maen Game ( kalo maen jangan kelamaan sampe lupa waktu lagi yah…)
10.  Malamun ( Hmm…..asyiiik….)
11.  Menyulam
12.  Menjahit
13.  Dll pokoknya yang berhubungan dengan kreatifitas, imajinasi n khayalan.
Nah di coba deh gak da ruginya kan…..
Oya…kamu tau gak untuk seorang pebisnis penggunaan otak kanan tu penting banget, terutama untuk negosiasi bisnis. Karena yang namanya nego tu mesti pake parasaan, naluri n intuisi.
Seandainya kamu menggunakan otak kirimu saja saat nego dijamin gak bakalan gol, karena partner bisnismu akan menilaimu orang yang gak berperasaan, intuisi bisnisnya payah, nalurinya gak tajam mending gak berhubungan aja ma orang seperti ini dll….dll….
Gak percaya… praktekin aja.
Bakalan rugi….beneeer…