.

Jumat, 12 Juli 2013

10 MASJID TERINDAH INDONESIA

Masjid merupakan tempat suci yang tidak asing lagi kedudukannya bagi umat Islam. Masjid selain sebagai pusat ibadah umat Islam, ia pun sebagai lambang kebesaran syiar dakwah Islam.

Alhamdulillah, kaum muslimin telah terpanggil untuk bahu-membahu membangun masjid-masjid di setiap daerahnya masing-masing. 


Hampir tidak dijumpai lagi suatu daerah yang mayoritasnya kaum muslimin kosong dari masjid. Bahkan terlihat renovasi bangunan masjid-masjid semakin diperlebar dan diperindah serta dilengkapi dengan berbagai fasilitas, agar dapat menarik dan membuat nyaman jama’ah.

Artikel kali ini, saya akan membahas 10 masjid Terindah di indonesia :

1. MASJID Rahmatan Lil-Alamin




Masjid Rahmatan lil Alamin dibangun di Kampus Al-Zaytun, Indramayu, Jawa Barat. Mesjid ini sangat megah.

Sumber poto : VIVAnews/Muhamad Solihin.
 Masjid ini bisa disebut sebagai salah satu mesjid terbesar di dunia yang berukuran 6 hektar dan berlantai 6 dengan kapasitas mencapai 100.000 orang.


2.  Masjid Dian Al Mahri



Masjid Dian Al Mahri lebih dikenal dengan sebutan Masjid Kubah Emas Depok. Mesjid ini merupakan salah satu mesjid di dunia yang dibangun dengan kubah yang terbuat dari emas. 






Masjid ini dapat membuat takjub siapapun yang pernah melihatnya karena keindahannya terutama kubahnya yang terbuat dari emas. Mesjid ini terletak di Depok, Jawa Barat.


Masjid ini dibangun oleh Hj. Dian Djuriah Maimun Al Rasyid, pengusaha asal Banten, yang telah membeli tanah ini sejak tahun 1996. Masjid ini mulai dibangun sejak tahun 2001 dan selesai sekitar akhir tahun2006. Masjid ini dibuka untuk umum pada tanggal 31 Desember 2006, bertepatan dengan Idul Adha yang kedua kalinya pada tahun itu. 




Dengan luas kawasan 50 hektar, bangunan masjid ini menempati luas area sebesar 60 x 120 meter atau sekitar 8000 meter persegi. Masjid ini sendiri dapat menampung sekitar kurang lebih 20.000 jemaah. Kawasan masjid ini sering disebut sebagai kawasan masjid termegah di Asia Tenggara


3.   Masjid Islamic Centre, Samarinda


 Masjid Islamic Center Samarinda adalah masjid yang terletak di kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia, yang merupakan masjid termegah dan terbesar kedua di Asia Tenggara setelah Masjid Istiqlal. Dengan latar depan berupa tepian sungai Mahakam, masjid ini memiliki menara dan kubah besar yang berdiri tegak.



 Masjid ini memiliki luas bangunan utama 43.500 meter persegi. Untuk luas bangunan penunjang adalah 7.115 meter persegi dan luas lantai basement 10.235 meter persegi. Sementara lantai dasar masjid seluas 10.270 meter persegi dan lantai utama seluas 8.185 meter persegi. Sedangkan luas lantai mezanin (balkon) adalah 5.290 meter persegi. 



Bangunan masjid ini memiliki sebanyak 7 menara dimana menara utama setinggi 99 meter yang bermakna asmaul husna atau nama-nama Allah yang jumlahnya 99. Menara utama itu terdiri atas bangunan 15 lantai masing-masing lantai setinggi rata-rata 6 meter. 



Sementara itu, anak tangga dari lantai dasar menuju lantai utama masjid jumlahnya sebanyak 33 anak tangga. Jumlah ini sengaja disamakan dengan sepertiga jumlah biji tasbih.


4.  Masjid Istiqlal 


 Masjid Istiqlal adalah masjid negara Republik Indonesia yang terletak di pusat ibukota Jakarta, Masjid Istiqlal merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara.   
Pembangunan masjid ini diprakarsai oleh Presiden Republik Indonesia saat itu, Ir. Soekarno di mana pemancangan batu pertama, sebagai tanda dimulainya pembangunan Masjid Istiqlal dilakukan oleh Ir. Soekarno pada tanggal 24 Agustus 1951. Arsitek Masjid Istiqlal adalah Frederich Silaban, seorang Kristen Protestan.



 Lokasi kompleks masjid ini berada di bekas Taman Wilhelmina, di timur laut lapangan Medan Merdekayang ditengahnya berdiri Monumen Nasional (Monas). Di seberang timur masjid ini berdiri Gereja Katedral Jakarta. Bangunan utama masjid ini terdiri dari lima lantai dan satu lantai dasar.


 Masjid ini memiliki gaya arsitektur modern dengan dinding dan lantai berlapis marmer, dihiasi ornamen geometrik dari baja antikarat. Bangunan utama masjid dimahkotai satu kubah besar berdiameter 45 meter yang ditopang 12 tiang besar. Menara tunggal setinggi total 96,66 meter menjulang di sudut selatan selasar masjid. Masjid ini mampu menampung lebih dari dua ratus ribu jamaah


 5.  Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya Baiturrahman adalah sebuah masjid yang berada di pusat Kota Banda Aceh. Masjid ini dahulunya merupakan masjid Kesultanan Aceh.

Sewaktu Belanda menyerang kota Banda Aceh pada tahun 1873, masjid ini dibakar, kemudian pada tahun1875 Belanda membangun kembali sebuah masjid sebagai penggantinya.



Mesjid ini berkubah tunggal dan dapat diselesaikan pada tanggal 27 Desember 1883. Selanjutnya Mesjid ini diperluas menjadi 3 kubah pada tahun 1935. Terakhir diperluas lagi menjadi 5 kubah (1959-1968). Mesjid ini kemudian telah diperluas dan saat ini memiliki 7 kubah.


Masjid ini merupakan salah satu masjid yang terindah di Indonesia yang memiliki bentuk yang manis, ukiran yang menarik, halaman yang luas dan terasa sangat sejuk apabila berada di dalam ruangan masjid tersebut.



 6.  Masjid Al-Markaz Al-Islami

Masjid Al-Markaz Al-Islami merupakan sebuah masjid yang terletak di Makassar, Indonesia. Masjid ini dibangun pada tahun 1994 dan selesai pada tahun 1996. 


Saat ini berkembang menjadi pusat pengembangan ibadah agama Islam terbesar dan termegah di Asia Tenggara, terletak di Jalan Masjid Raya Makassar. Bangunan Masjid tersebut, terdiri atas 3 lantai yang terbuat dari batu granit.

 7.  Masjid Raya Makassar
sumber poto : gallery.makassarkota.go.id
 Masjid Raya Makassar merupakan sebuah masjid yang terletak di Makassar, Indonesia. Masjid ini dibangun pada tahun 1948 dan selesai pada tahun 1949. Masjid ini mengalami renovasi dari tahun 1999hingga tahun 2005. Pertama kali dirancang oleh arsitek Muhammad Soebardjo setelah memenangi sayembara yang digelar panitia pembangunan masjid raya. Masjid ini dapat menampung hingga 10.000 jamaah.


 Mesjid dua lantai di Jl. Bulusaraung ini menggunakan bahan bangunan sekitar 80 persen dari bahan baku lokal, memiliki dua menara setinggi 66,66 meter, daya tampung 10.000 jamaah dan fasilitas berupa perpustakaan, kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan.

 Masjid Raya Makassar, dibangun di atas lahan lapangan sepakbola Exelsior Makassar seluas 13.912 meter persegi yang dihibahkan untuk pembangunan masjid tersebut. Bangunan awal Masjid Raya Makassar dirancang oleh M Soebardjo dan dibangun pada tanggal 25 Mei 1949. 

Dana awal pembangunan masjid hanya Rp. 60.000 (enam puluh ribu rupiah) yang diprakarsai K H Ahmad Bone, seorang ulama asal Kabupaten Bone tahun 1947 dengan menunjuk ketua panitia KH Muchtar Lutfi, dua tahun kemudian diresmikan dengan menghabiskan biaya Rp1,2 juta rupiah pada tahun 1949.


8. Masjid Agung Jawa Tengah 


Masjid Agung Jawa Tengah adalah masjid yang terletak di Semarang, provinsi Jawa Tengah, Indonesia.


Masjid ini mulai dibangun sejak tahun 2001 hingga selesai secara keseluruhan pada tahun 2006. Masjid ini berdiri di atas lahan 10 hektar. 



Masjid Agung diresmikan oleh Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 14 November2006. Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) merupakan masjid provinsi bagi provinsi Jawa Tengah.



Masjid Agung Jawa Tengah dirancang dalam gaya arsitektural campuran Jawa, Islam dan Romawi. Diarsiteki oleh Ir. H. Ahmad Fanani dari PT. Atelier Enam Jakarta yang memenangkan sayembara desain MAJT tahun 2001. 

Bangunan utama masjid beratap limas khas bangunan Jawa namun dibagian ujungnya dilengkapi dengan kubah besar berdiameter 20 meter ditambah lagi dengan 4 menara masing masing setinggi 62 meter ditiap penjuru atapnya sebagai bentuk bangunan masjid universal Islam lengkap dengan satu menara terpisah dari bangunan masjid setinggi 99 meter.



Masjid Agung Jawa Tengah ini, selain disiapkan sebagai tempat ibadah, juga dipersiapkan sebagai objek wisata religius. Untuk menunjang tujuan tersebut, Masjid Agung ini dilengkapi dengan wisma penginapan dengan kapasitas 23 kamar berbagai kelas, sehingga para peziarah yang ingin bermalam bisa memanfaatkan fasilitas.



Daya tarik lain dari masjid ini adalah Menara Al Husna atau Al Husna Tower yang tingginya 99 meter. Bagian dasar dari menara ini terdapat Studio Radio Dais (Dakwah Islam). Sedangkan di lantai 2 dan lantai 3 digunakan sebagai Museum Kebudayaan Islam, dan di lantai 18 terdapat Kafe Muslim yang dapat berputar 360 derajat. Lantai 19 untuk menara pandang, dilengkapi 5 teropong yang bisa melihat kota Semarang. 




Pada awal Ramadhan 1427 H lalu, teropong di masjid ini untuk pertama kalinya digunakan untuk melihat Rukyatul Hilal oleh Tim Rukyah Jawa Tengah dengan menggunakan teropong canggih dari Boscha.





9.  MASJID AGUNG TUBAN 


sumber poto :eastjava


Masjid Agung Tuban berdiri dengan megah di tengah alun – alun kota Tuban dan berada tidak jauh dari kompleks makan Sunan Bonang.


Masjid ini didirikan oleh Adipati Raden Ario Tedjo, bupati Tuban pertama yang beragama Islam. masjid ini didirkan pada abad ke – 15 di mana Tuban masih dalam kekuasaan Kerajaan Majapahit.




Pada awal pembangunan nya masjid ini dinamai dengan nama Masjid Jami’.
Sejak awal pembangunannya hingga sekarang, tercatat, masjid ini telah mengalami beberapa kali ronovasi. Renovasi yang terjadi di Majid AgungTuban antara lain terjadi pada tahun  :

  • 1894 dengan menggunakan jasa arsitek Belanda, B.O.W.H.M Toxopeus
  • 1895 untuk memperluas bangunan masjid
  • 2004 pemugaran terakhir





Secara kseseluruhan, gaya arsitektur yang dipakai dalam masjid ini merupakan perpaduan antara beberapa gaya arsitektur masjid, seperti


tampilan luar yang mengadopsi gaya Masjid Imam, Iran
interior yang mengadopsi Masjid Cordoba, Spanyol
arsitektur khas Jawa dengan pengaplikasian ukiran khas Jawa dan penggunaan tangga dari bahan Kuningan.




10.    MASJID AGUNG AN-NUR 





Masjid Agung An Nur merupakan masjid yang terletak di Pekanbaru, Indonesia. Masjid ini dibangun pada tahun 1963 dan selesai pada tahun 1968. Masjid yang di ibukota Provinsi Riau, Pekanbaru tersebut saat ini merupakan salah satu yang termegah di Indonesia. Dilihat dari sisi bangunannya, masjid banyak mendapat pengaruh dari gaya arsitektur Melayu, Turki, Arab dan India.





 Mesjid Agung An Nur berdiri tanggal 27 Rajab 1388 H atau bertepatan dengan tanggal 19 Oktober 1968, Masjid Agung An-Nur diresmikan oleh Arifin Ahmad, Gubernur Riau waktu itu dan tahun 2000 pada masa gubernur Saleh Djasit masjid ini direnovasi secara besar-besaran.



Masjid Agung An-Nur pernah menjadi kampus bagi Fakultas Ushuluddin Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Syarif Kasim Pekabaru di awal pendiriannya hingga tahun 1973. IAIN Sultan Syarif Kasim kini Menjadi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN SUSKA) Pekanbaru. 



Keutamaan Mengerjakan Shalat Berjama’ah Di Masjid

Berikut ini beberapa keutamaan mendatangi shalat berjama’ah di masjid, diantaranya:
1. Mendapat naungan dari Allah subhanahu wata’ala pada hari kiamat
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللهُ يَوْمَ لاَظِلَّ إِلاَّ ظِلُّهُ: الإِمَامُ الْعَادِلُ، وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ رَبِّهِ، وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ
“Tujuh golongan yang Allah akan menaungi mereka pada suatu hari (kiamat) yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya; (diantaranya) Seorang penguasa yang adil, pemuda yang dibesarkan dalam ketaatan kepada Rabbnya, seseorang yang hatinya selalu terpaut dengan masjid, ….” (Muttafaqun alaihi)

2. Mendapat balasan seperti haji
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ مُتَطَهِّرًا إِلَى صَلاَةٍ مَكْتُوبَةٍ فَأَجْرُهُ كَأَجْرِ الحاَجِّ المُحْرِمِ
“Barangsiapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan berwudhu’ untuk shalat lima waktu (secara berjama’ah di masjid), maka pahalanya seperti pahala orang berhaji yang memakai kain ihram.” (HR. Abu Dawud no. 554, dan di hasankan oleh Asy Syaikh Al Albani)

3. Menghapus dosa-dosa dan mengangkat beberapa derajat (Lihat HR. Muslim no. 251)
4. Disediakan baginya Al Jannah (Lihat H.R. Al Bukhari no. 662 dan Muslim no. 669)
5. Mendapat dua puluh lima/dua puluh tujuh derajat dari pada shalat sendirian (Lihat HR. Al Bukhari no. 645-646)


Dirikanlah shalat, sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar, dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). 
 (Al-Ankabut: 45). 



1.618 Angka Golden Rasio



Jumlah ini 1.618, dan ditemukan dengan memecahkan persamaan: g = 1 / (1 + g).Rasio emas, juga dikenal sebagai proporsi ilahi, berarti emas, atau bagian emas, adalah nomor yang sering ditemui ketika mengambil rasio jarak dalam angka geometris dan sistem biologi, adalah instrumen pengukuran dan efisiensi pertumbuhan.http://api.fmanager.net/api_v1/productDetail.php?dev-t=EDCRFV&objectId=3343



Anda akan melihat bukti-bukti ilmiah yang luar biasa misteri yang tetap tersembunyi di Kota Suci Mekkah selama ribuan tahun dengan mata Anda sendiri. Mekkah dikehendaki sebagai arah bersujud, tempat konvensi untuk milyaran muslim dan sebagai pusat suci Islam.Orang-orang Muslim, yang mampu, yang diresepkan untuk tiba melakukan perjalanan melalui Ka'bah, dan Arafat Muzdelife dan untuk mengadakan di kota suci.Phi Konstan-1.618, jumlah unggulan matematika. 

Sang Pencipta selalu menggunakan nomor yang sama dalam berbagai kejadian di alam semesta, dalam pulsa hati kita, rasio aspek spiral DNA, di desain khusus yang disebut alam semesta dodecehadron, dalam aturan berbagai daun tanaman yang disebut phylotaxy, di serpihan salju kristal, dalam struktur spiral banyak galaksi. Sang Pencipta digunakan jumlah yang sama, jumlah rasio emas yang 1,618Hal ini ditentukan bahwa rasio ini telah digunakan untuk desain berbagai struktur arsitektur terkemuka, bahkan termasuk Piramida di Mesir. Kepler astronom terkenal didefinisikan nomor ini sebagai kas besar. 

Banyak pelukis terkenal, insinyur dan arsitek, seperti Leonardo Da Vinci, telah menggunakan rasio ini dalam karya seni mereka selama ratusan tahun.Sebagai hasil dari 25 studi tahun yang panjang, aesthetician Dr Steven Markout membuktikan bahwa setiap wajah manusia dan badan-badan, yang diciptakan sesuai dengan rasio ini, benar-benar indah. Jika rasio relatif adalah 1,618 untuk komponen struktur apapun, maka formulir ini akan mudah untuk Rasio Emas, desain yang sempurna.Jadi, mana Point Rasio Emas Dunia?Proporsi jarak antara Mekah dan Kutub Utara dengan jarak antara Mekah dan Kutub Selatan adalah persis 1,618 yang merupakan rata-rata emas. Selain itu, proporsi jarak antara Kutub Selatan dan Mekah dengan jarak antara kedua kutub lagi 1,618.
Keajaiban belum selesai belum, Titik Rasio Emas Dunia adalah di kota Mekkah menurut peta lintang dan bujur yang merupakan penentu umum manusia untuk lokasi.


Proporsi jarak timur dengan jarak barat garis solstice Meccas lagi 1,618. Selain itu, seperti yang ditunjukkan pada Gambar tersebut, proporsi jarak dari Mekkah ke garis balik matahari dari sisi barat dan keliling dunia pada lintang yang juga mengherankan sama dengan rasio emas, 1,618. Point Rasio Emas Dunia selalu dalam batas kota Mekkah, di dalam Daerah Suci yang meliputi Ka'bah menurut semua sistem pemetaan meskipun variasi kecil dalam estimasi kilometrical mereka.Di rumah, Anda justru dapat mengukur jarak antara dua titik Dunia melalui fitur Google penguasa semesta alam. Jika Anda ingin, Anda dapat dengan mudah memverifikasi kebenaran rasio yang diberikan oleh lintang dan bujur menghitung atau bahkan dengan menggunakan kalkulator sederhana. Pada gambar, Anda awalnya melihat bagaimana untuk mencari memulai dan menyelesaikan titik pada kota Mekkah dan Kutub Utara. 

Sehubungan dengan nilai-nilai positif dan bujur lintang dan dengan mengambil sudut melayang ke tanah, tapi tidak ke laut, Point Rasio tunggal Emas Dunia adalah Mekah.Program phi matriks adalah program Amerika yang digunakan untuk menampilkan rasio emas gambar dan gambar. Jika kita mengasumsikan bujur lintang dan peta Dunia sebagai lukisan abadi yang memiliki kedalaman tak terbatas, dan buka di dalam program ini, kita akan menemukan bahwa Golden Ratio Point of the World adalah Kota Mekkah.
Mujizat terusRasio emas Keajaiban dalam ayat tersebut, Mekkah Al-Qur'an.Sesungguhnya Allah telah mengadakan mengukur untuk semua hal (Al Qur'an, 65: 3).

Semuanya telah mengukur dengan-Nya] (Al Qur'an, 13: 8).Contoh-contoh dari rasio emas ada di tubuh kita sendiri dan dalam semua makhluk hidup di alam, hanya beberapa bukti bahwa Allah telah menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.Ada satu ayat yang unik dalam Al-Qur'an yang mencakup kata Mekah dan ekspresi yang menyebutkan bukti-bukti jelas di dalam kota yang akan memberikan iman untuk kemanusiaan. Hubungan antara Kota Mekah dan Golden Ratio jelas terukir dalam Surah Ali Imran itu (bagian dari Quran) ayat 96. Jumlah total semua huruf dari ayat ini adalah 47. 

Menghitung rasio emas surat total, kita menemukan bahwa kata Mekkah tersirat; 47 / 1618 = 29,0. Ada 29 surat dari awal sampai ayat kata, Mekkah seperti dalam peta dunia. Jika hanya satu kata tunggal atau surat yang hilang, rasio ini tidak bisa sudah dilantik. Tanpa mendorong batas-batas, kami telah melakukan proses yang sama yang kita laksanakan pada peta dunia dan menyaksikan koherensi mulia sejumlah surat yang mengungkapkan hubungan Mekah dan Golden Ratio.

Semua bukti-bukti ini menunjukkan bahwa; Pencipta Dunia dan matematika adalah Satu sama dan Tuhan Single, kekuatan tak terdefinisikan dan besar yang telah menciptakan Ka'bah, wilayah suci dan Qur'an. Ia mengingatkan seluruh umat manusia bahwa dia telah memberikan tanda kepada semua umat manusia atas dasar nya ramalan tentang masa depan dan bahasa umum manusia.Penemuan tentang hubungan antara Rasio Emas, Mekkah, Ka'bah dan Al Qur'an telah meningkat dari hari ke hari. Dalam gambar, itu menunjukkan bahwa pengukuran dengan rasio emas kompas yang juga dikenal sebagai Leonardo kompas, membuktikan bahwa kota Mekkah terletak di Point Rasio Emas Saudi sementara Ka'bah terletak di Mekah Golden Ratio City. Menurut perhitungan probabilitas, semua bukti tidak dapat insidentil.