Minggu, 07 Desember 2014

15 Langkah Efektif Untuk Menghafal Al Qur'an


Sesuatu yang paling berhak dihafal adalah Al Qur’an, karena Al Qur’an adalah Firman Allah, pedoman hidup umat Islam, sumber dari segala sumber hukum, dan bacaan yang paling sering dulang-ulang oleh manusia. Oleh Karenanya, seorang penuntut ilmu hendaknya meletakan hafalan Al Qur’an sebagai prioritas utamanya. Berkata Imam Nawawi : “ Hal Pertama ( yang harus diperhatikan oleh seorang penuntut ilmu ) adalah menghafal Al Quran, karena dia adalah ilmu yang terpenting, bahkan para ulama salaf tidak akan mengajarkan hadits dan fiqh kecuali bagi siapa yang telah hafal Al Quran. Kalau sudah hafal Al Quran jangan sekali- kali menyibukan diri dengan hadits dan fikih atau materi lainnya, karena akan menyebabkan hilangnya sebagian atau bahkan seluruh hafalan Al Quran. “

Imam Nawawi, Al Majmu’,( Beirut, Dar Al Fikri, 1996 ) Cet. Pertama, Juz : I, hal : 66

Di bawah ini beberapa langkah efektif untuk menghafal Al Qur’an yang disebutkan para ulama, diantaranya adalah sebagai berikut :

Langkah Pertama : Pertama kali seseorang yang ingin menghafal Al Qur’am hendaknya mengikhlaskan niatnya hanya karena Allah saja. Dengan niat ikhlas, maka Allah akan membantu anda dan menjauhkan anda dari rasa malas dan bosan. Suatu pekerjaan yang diniatkan ikhlas, biasanya akan terus dan tidak berhenti. Berbeda kalau niatnya hanya untuk mengejar materi ujian atau hanya ingin ikut perlombaan, atau karena yang lain.

Langkah Kedua : Hendaknya setelah itu, ia melakukan Sholat Hajat dengan memohon kepada Allah agar dimudahkan di dalam menghafal Al Qur’an. Waktu sholat hajat ini tidak ditentukan dan doa’anyapun diserahkan kepada masing-masing pribadi. Hal ini sebagaimana yang diriwayat Hudzaifah ra, yang berkata :

كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا حزبه أمر صلى


“ Bahwasanya Rosulullah saw jika ditimpa suatu masalah beliau langsung mengerjakan sholat. “


Adapun riwayat yang menyebutkan doa tertentu dalam sholat hajat adalah riwayat lemah, bahkan riwayat yang mungkar dan tidak bisa dijadikan sandaran. 

Begitu juga hadist yang diriwayatkan Ibnu Abbas ra yang menjelaskan bahwa Rosulullah saw mengajarkan Ali bin Abu Thalib sholat khusus untuk meghafal Al Qur’an yang terdiri dari empat rekaat , rekaat pertama membaca Al Fatihah dan surat Yasin, rekaat kedua membaca surat Al Fatihah dan Ad Dukhan, rekaat ketiga membaca surat Al Fatihah dan Sajdah, dan rekaat keempat membaca surat Al Fatihah dan Al Mulk, itu adalah hadist maudhu’ dan tidak boleh diamalkan. Sebagian ulama lain mengatakan bahwa hadist tersebut adalah hadits dhoif . 

Langkah Ketiga : Memperbanyak do’a untuk menghafal Al Qur’an. 

Do’a ini memang tidak terdapat dalam hadits, akan tetapi seorang muslim bisa berdo’a menurut kemampuan dan bahasanya masing-masing. Mungkin anda bisa berdo’a seperti ini :

اللهم وفقني لحفظ القرآن الكريم ورزقني تلاوته أناء الليل وأطراف النهار على الوجه الذي يرضيك عنا يا أرحم الراحمين .

“ Ya Allah berikanlah kepada saya taufik untuk bisa menghafal Al Qur’an, dan berilah saya kekuatan untuk terus membacanya siang dan malam sesuai dengan ridhal dan tuntunan-Mu , wahai Yang Maha Pengasih “.

Langkah Keempat : Menentukan salah satu metode untuk menghafal Al Qur’an. Sebenarnya banyak sekali metode yang bisa digunakan untuk menghafal Al Qur’an, Masing-masing orang akan mengambil metode yang sesuai dengan dirinya. Akan tetapi di sini hanya akan disebutkan dua metode yang sering dipakai oleh sebagian kalangan, dan terbukti sangat efektif :

Metode Pertama : Menghafal per satu halaman ( menggunakan Mushaf Madinah ). Kita membaca satu lembar yang mau kita hafal sebanyak tiga atau lima kali secara benar, setelah itu kita baru mulai menghafalnya. Setelah hafal satu lembar, baru kita pindah kepada lembaran berikutnya dengan cara yang sama. Dan jangan sampai pindah ke halaman berikutnya kecuali telah mengulangi halaman- halaman yang sudah kita hafal sebelumnya. Sebagai contoh : jika kita sudah menghafal satu lembar kemudian kita lanjutkan pada lembar ke-dua, maka sebelum menghafal halaman ke-tiga, kita harus mengulangi dua halaman sebelumnya. Kemudian sebelum menghafal halaman ke-empat, kita harus mengulangi tiga halaman yang sudah kita hafal. Kemudian sebelum meghafal halaman ke-lima, kita harus mengulangi empat halaman yang sudah kita hafal. Jadi, tiap hari kita mengulangi lima halaman : satu yang baru, empat yang lama. Jika kita ingin menghafal halaman ke-enam, maka kita harus mengulangi dulu empat halaman sebelumnya, yaitu halaman dua, tiga, empat dan lima. Untuk halaman satu kita tinggal dulu, karena sudah terulangi lima kali. Jika kita ingin menghafal halaman ke-tujuh, maka kita harus mengulangi dulu empat halaman sebelumnya, yaitu halaman tiga, empat, lima, dan enam. Untuk halaman satu dan dua kita tinggal dulu, karena sudah terulangi lima kali, dan begitu seterusnya.

Perlu diperhatikan juga, setiap kita menghafal satu halaman sebaiknya ditambah satu ayat di halaman berikutnya, agar kita bisa menyambungkan hafalan antara satu halaman dengan halaman berikutnya.

Metode Kedua : Menghafal per- ayat , yaitu membaca satu ayat yang mau kita hafal tiga atau lima kali secara benar, setelah itu, kita baru menghafal ayat tersebut. Setelah selesai, kita pindah ke ayat berikutnya dengan cara yang sama, dan begiu seterusnya sampai satu halaman. Akan tetapi sebelum pindah ke ayat berikutnya kita harus mengulangi apa yang sudah kita hafal dari ayat sebelumnya. Setelah satu halaman, maka kita mengulanginya sebagaimana yang telah diterangkan pada metode pertama . 

Untuk memudahkan hafalan juga, kita bisa membagi Al Qur’an menjadi tujuh hizb ( bagian ) : 
Surat Al Baqarah sampai Surat An Nisa’ 
Surat Al Maidah sampai Surat At Taubah 
Surat Yunus sampai Surat An Nahl 
Surat Al Isra’ sampai Al Furqan 
Surat As Syuara’ sampai Surat Yasin 
Surat As Shoffat sampai Surat Al Hujurat 
Surat Qaf sampai Surat An Nas 

Boleh juga dimulai dari bagian terakhir yaitu dari Surat Qaf sampai Surat An Nas, kemudian masuk pada bagian ke-enam dan seterusnya.

Langkah Kelima : Memperbaiki Bacaan.

Sebelum mulai menghafal, hendaknya kita memperbaiki bacaan Al Qur’an agar sesuai dengan tajwid. Perbaikan bacaan meliputi beberapa hal, diantaranya :

a/ Memperbaiki Makhroj Huruf. Seperti huruf ( dzal) jangan dibaca ( zal ), atau huruf ( tsa) jangan dibaca ( sa’ ) sebagaimana contoh di bawah ini :

ثم —— > سم / الذين —- > الزين

b/ Memperbaiki Harakat Huruf . Seperti yang terdapat dalam ayat-ayat di bawah ini :

1/ وَإِذِ ابْتَلَى إِبْرَاهِيمَ رَبُّهُ بِكَلِمات ( البقرة : 124 ) —- > )إبراهيمُ ﴾

2/ وَكُنْت ُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا مَا دُمْتُ فِيهِمْ فَلَمَّا تَوَفَّيْتَنِي كُنْتَ أَنْتَ الرَّقِيبَ عَلَيْهِمْ ( المائدة : 116 )

وَكُنْت ُ < ——— > كُنْتَ

3/ أَفَمَنْ يَهْدِي إِلَى الْحَقِّ أَحَقُّ أَنْ يتَّبَعَ أَمْ مَنْ لَا يَهِدِّي إِلَّا أَنْ يُهْدَى ( ونس : 35 ) —- > أم من لا يَهْدِي

4/ رَبَّنَا أَرِنَا الَّذَيْنِ أَضَلَّانَا مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ ( فصلت :29 ) —– > الَّذِين

5/ فَكَانَ عَاقِبَتَهُمَا أَنَّهُمَا فِي النَّارِ خَالِدَيْنِ فِيهَا وَذَلِكَ جَزَاءُ الظَّالِمِينَ ﴾ الحشر: 17) —– > خالدِين فيها

Langkah Keenam : Untuk menunjang agar bacaan baik, hendaknya hafalan yang ada, kita setorkan kepada orang lain, agar orang tersebut membenarkan jika bacaan kita salah. Kadang, ketika menghafal sendiri sering terjadi kesalahan dalam bacaan kita, karena kita tidak pernah menyetorkan hafalan kita kepada orang lain, sehingga kesalahan itu terus terbawa dalam hafalan kita, dan kita menghafalnya dengan bacaan tersebut bertahun-tahun lamanya tanpa mengetahui bahwa itu salah, sampai orang lain yang mendengarkannya akhirnya memberitahukan kesalahan tersebut.

Langkah Ketujuh : Faktor lain agar bacaan kita baik dan tidak salah, adalah memperbanyak untuk mendengar kaset-kaset bacaan Al Qur’an murattal dari syekh yang mapan dalam bacaannya. Kalu bisa, tidak hanya sekedar mendengar sambil mengerjakan pekerjaan lain, akan tetapi mendengar dengan serius dan secara teratur. Untuk diketahui, akhir-akhir ini - alhamdulillah - banyak telivisi-telelivisi parabola yang menyiarkan secara langsung pelajaran Al Qur’an murattal dari seorang syekh yang mapan, diantaranya adalah acara di televisi Iqra’ . Tiap pekan terdapat siaran langsung pelajaran Al Qur’an yang dipandu oleh Syekh Aiman Ruysdi seorang qari’ yang mapan dan masyhur, kitapun bisa menyetor bacaan kita kepada syekh ini lewat telpun. Rekaman dari acara tersebut disiarkan ulang setiap pagi. Selain itu, terdapat juga di channel ” Al Majd “, dan channel- channel televisi lainnya. Acara-acara tersebut banyak membantu kita di dalam memperbaiki bacaan Al Qur’an.


Langkah Kedelapan : Untuk menguatkan hafalan, hendaknya kita mengulangi halaman yang sudah kita hafal sesering mungkin, jangan sampai kita sudah merasa hafal satu halaman, kemudian kita tinggal hafalan tersebut dalam tempo yang lama, hal ini akan menyebabkan hilangnya hafalan tersebut. Diriwayatkan bahwa Imam Ibnu Abi Hatim, seorang ahli hadits yang hafalannya sangat terkenal dengan kuatnya hafalannya. Pada suatu ketika, ia menghafal sebuah buku dan diulanginya berkali-kali, mungkin sampai tujuh puluh kali. Kebetulan dalam rumah itu ada nenek tua. Karena seringnya dia mengulang-ulang hafalannya, sampai nenek tersebut bosan mendengarnya, kemudian nenek tersebut memanggil Ibnu Abi Hatim dan bertanya kepadanya : Wahai anak, apa sih yang sedang engkau kerjakan ? “ Saya sedang menghafal sebuah buku “ , jawabnya. Berkata nenek tersebut : “ Nggak usah seperti itu, saya saja sudah hafal buku tersebut hanya dengan mendengar hafalanmu.” . “ Kalau begitu, saya ingin mendengar hafalanmu “ kata Ibnu Abi Hatim, lalu nenek tersebut mulai mengeluarkan hafalannya. Setelah kejadian itu berlalu setahun lamanya, Ibnu Abi Hatim datang kembali kepada nenek tersebut dan meminta agar nenek tersebut menngulangi hafalan yang sudah dihafalnya setahun yang lalu, ternyata nenek tersebut sudah tidak hafal sama sekali tentang buku tersebut, dan sebaliknya Ibnu Abi Hatim, tidak ada satupun hafalannya yang lupa. () Cerita ini menunjukkan bahwa mengulang-ulang hafalan sangatlah penting. Barangkali kalau sekedar menghafal banyak orang yang bisa melakukannya dengan cepat, sebagaimana nenek tadi. Bahkan kita sering mendengar seseorang bisa menghafal Al Qur’an dalam hitungan minggu atau hitungan bulan, dan hal itu tidak terlalu sulit, akan tetapi yang sulit adalah menjaga hafalan dan mengulanginya secara kontinu.


Langkah Kesembilan : Faktor lain yang menguatkan hafalan adalah menggunakan seluruh panca indra yang kita miliki. Maksudnya kita menghafal bukan hanya dengan mata saja, akan tetapi dibarengi dengan membacanya dengan mulut kita, dan kalau perlu kita lanjutkan dengan menulisnya ke dalam buku atau papan tulis. Ini sangat membantu hafalan seseorang. Ada beberapa teman dari Marokko yang menceritakan bahwa cara menghafal Al Qur’an yang diterapkan di sebagian daerah di Marokko adalah dengan menuliskan hafalannya di atas papan kecil yang dipegang oleh masing-masing murid, setelah mereka bisa menghafalnya di luar kepala, baru tulisan tersebut dicuci dengan air.

Langkah Kesepuluh : Menghafal kepada seorang guru.

Menghafal Al Qur’an kepada seorang guru yang ahli dan mapan dalam Al Qur’an adalah sangat diperlukan agar seseorang bisa menghafal dengan baik dan benar. Rosulullah saw sendiri menghafal Al Qur’an dengan Jibril as, dan mengulanginya pada bulan Ramadlan sampai dua kali katam.

Langkah Kesebelas : Menggunakan satu jenis mushaf Al Qur’an dan jangan sekali-kali pindah dari satu jenis mushaf kepada yang lainnya. () Karena mata kita akan ikut menghafal apa yang kita lihat. Jika kita melihat satu ayat lebih dari satu posisi, jelas itu akan mengaburkan hafalan kita. Masalah ini, sudah dihimbau oleh salah seorang penyair dalam tulisannya :

العين تحفظ قبل الأذن ما تبصر فاختر لنفسك مصحف عمرك الباقي .

“ Mata akan menghafal apa yang dilihatnya- sebelum telinga- , maka pilihlah satu mushaf untuk anda selama hidupmu. “()

Yang dimaksud jenis mushaf di sini adalah model penulisan mushaf. Di sana ada beberapa model penulisan mushaf, diantaranya adalah : Mushaf Madinah atau terkenal dengan Al Qur’an pojok, satu juz dari mushaf ini terdiri dari 10 lembar, 20 halaman, 8 hizb, dan setiap halaman dimulai dengan ayat baru. Mushaf Madinah ( Mushaf Pojok ) ini paling banyak dipakai oleh para pengahafal Al Qur’an, banyak dibagi-bagikan oleh pemerintah Saudi kepada para jama’ah haji. Cetakan-cetakan Al Qur’an sekarang merujuk kepada model mushaf seperti ini. Dan bentuk mushaf seperti ini paling baik untuk dipakai menghafal Al Qur’an.

Disana ada model lain, seperti mushaf Al Qur’an yang dipakai oleh sebagain orang Mesir, ada juga mushaf yang dipakai oleh sebagain orang Pakistan dan India, bahkan ada model mushaf yang dipakai oleh sebagian pondok pesantren tahfidh Al Qur’an di Indonesia yang dicetak oleh Manar Qudus , Demak.

Langkah Keduabelas : Pilihlah waktu yang tepat untuk menghafal, dan ini tergantung kepada pribadi masing-masing. Akan tetapi dalam suatu hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra, disebutkan bahwasanya Rosulullah saw bersabda :

إن الدين يسر ، ولن يشاد الدين أحد إلا غلبه ، فسددوا وقاربوا و أبشروا ، واستعينوا بالغدوة والروحة وشئ من الدلجة

“ Sesungguhnya agama ini mudah, dan tidak ada yang mempersulit diri dalam agama ini kecuali dia akan capai sendiri, makanya amalkan agama ini dengan benar, pelan-pelan, dan berilah kabar gembira, serta gunakan waktu pagi, siang dan malam ( untuk mengerjakannya ) “ ( HR Bukhari )

Dalam hadist di atas disebutkan waktu pagi ,siang dan malam, artinya kita bisa menggunakan waktu-waktu tersebut untuk menghafal Al Qur’an. Sebagai contoh : di pagi hari, sehabis sholat subuh sampai terbitnya matahari, bisa kita gunakan untuk menghafal Al Qur’an atau untuk mengulangi hafalan tersebut, waktu siang siang, habis sholat dluhur, waktu sore habis sholat Ashar, waktu malam habis sholat Isya’ atau ketika melakukan sholat tahajud dan seterusnya.

Langkah Ketigabelas : Salah satu waktu yang sangat tepat untuk melakukan pengulangan hafalan adalah waktu ketika sedang mengerjakan sholat –sholat sunnah, baik di masjid maupun di rumah. Hal ini dikarenakan waktu sholat, seseorang sedang konsentrasi menghadap Allah, dan konsentrasi inilah yang membantu kita dalam mengulangi hafalan. Berbeda ketika di luar sholat, seseorang cenderung untuk bosan berada dalam satu posisi, ia ingin selalu bergerak, kadang matanya menengok kanan atau kiri, atau kepalanya akan menengok ketika ada sesuatu yang menarik, atau bahkan kawannya akan menghampirinya dan mengajaknya ngobrol . Berbeda kalau seseorang sedang sholat, kawannya yang punya kepentingan kepadanya-pun terpaksa harus menunggu selesainya sholat dan tidak berani mendekatinya, dan begitu seterusnya.

Langkah Ketigabelas : Salah satu faktor yang mendukung hafalan adalah memperhatikan ayat-ayat yang serupa ( mutasyabih ) . Biasanya seseorang yang tidak memperhatikan ayat-ayat yang serupa ( mutasyabih ), hafalannya akan tumpang tindih antara satu dengan lainnya. Ayat yang ada di juz lima umpamanya akan terbawa ke juz sepuluh. Ayat yang mestinya ada di surat Surat Al-Maidah akan terbawa ke surat Al-Baqarah, dan begitu seterusnya. Di bawah ini ada beberapa contoh ayat-ayat serupa ( mutasyabihah ) yang seseorang sering melakukan kesalahan ketika menghafalnya :


- ﴿ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللَّهِ ﴾ البقرة 173 < ———— > ﴿ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ ) المائدة 3 ، والأنعام 145، و النحل 115


- ( ذلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا يَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَيَقْتُلُونَ النَّبِيِّين بغير الحق ) البقرة : 61


( إن الذين يكفرون بآيات اللَّهِ وَيَقْتُلُونَ النَّبِيِّين بغير حق ) آل عمران : 21


( ذلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا يَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَيَقْتُلُونَ الأنبياء بغير حق ) آل عمرن : 112

Untuk melihat ayat –ayat mutasyabihat seperti ini secara lebih lengkap bisa dirujuk buku – buku berikut : 
Duurat At Tanzil wa Ghurrat At Ta’wil fi Bayan Al Ayat Al Mutasyabihat min Kitabillahi Al Aziz , karya Al Khatib Al Kafi. 
Asrar At Tikrar fi Al Qur’an, karya : Mahmud bin Hamzah Al Kirmany. 
Mutasyabihat Al Qur’an, Abul Husain bin Al Munady 
‘Aunu Ar Rahman fi Hifdhi Al Qur’an, karya Abu Dzar Al Qalamuni 

Langkah Kelimabelas : Setelah hafal Al Qur’an, jangan sampai ditinggal begitu saja. Banyak dari teman-teman yang sudah menamatkan Al Qur’an di salah satu pondok pesantren, setelah keluar dan sibuk dengan studinya yang lebih tinggi, atau setelah menikah atau sudah sibuk pada suatu pekerjaan, dia tidak lagi mempunyai program untuk menjaga hafalannya kembali, sehingga Al-Qur’an yang sudah dihafalnya beberapa tahun di pesantren akhirnya hanya tinggal kenangan saja. Setelah ditinggal lama dan sibuk dengan urusannya, ia merasa berat untuk mengembalikan hafalannya lagi. Fenomena seperti sangat banyak terjadi dan hal itu sangat disayangkan sekali. Boleh jadi, ia mendapatkan ijazah sebagai seorang yang bergelar ” hafidh ” atau ” hafidhah “, akan tetapi jika ditanya tentang hafalan Al- Qur’an, maka jawabannya adalah nihil.

Yang paling penting dalam hal ini bukanlah menghafal, karena banyak orang bisa menghafal Al Qur’an dalam waktu yang sangat singkat, akan tetapi yang paling penting adalah bagaimana kita menjaga hafalan tersebut agar tetap terus ada dalam dada kita. Di sinilah letak perbedaan antara orang yang benar-benar istiqamah dengan orang yang hanya rajin pada awalnya saja. Karena, untuk menjaga hafalan Al Qur’an diperlukan kemauan yang kuat dan istiqamah yang tinggi. Dia harus meluangkan waktunya setiap hari untuk mengulangi hafalannya. Banyak cara untuk menjaga hafalan Al Qur’an, masing-masing tentunya memilih yang terbaik untuknya. Diantara cara untuk menjaga hafalan Al Qur’an adalah sebagai berikut : 
Mengulangi hafalan menurut waktu sholat lima waktu. Seorang muslim tentunya tidak pernah meninggalkan sholat lima waktu, hal ini hendaknya dimanfaatkan untuk mengulangi hafalannya. Agar terasa lebih ringan, hendaknya setiap sholat dibagi menjadi dua bagian, sebelum sholat dan sesudahnya. Sebelum sholat umpamanya :i sebelum adzan, dan waktu antara adzan dan iqamah. Apabila dia termasuk orang yang rajin ke masjid, sebaiknya pergi ke masjid sebelum adzan agar waktu untuk mengulangi hafalannya lebih panjang. Kemudian setelah sholat, yaitu setelah membaca dzikir ba’da sholat atau dzikir pagi pada sholat shubuh dan setelah dzkir sore setelah sholat Ashar. Seandainya saja, ia mampu mengulangi hafalannya sebelum sholat sebanyak seperempat juz dan sesudah sholat seperempat juz juga, maka dalam satu hari dia bisa mengulangi hafalannya sebanyak dua juz setengah. Kalau bisa istiqamah seperti ini, maka dia bisa menghatamkan hafalannya setiap dua belas hari, tanpa menyita waktunya sama sekali. Kalau dia bisa menyempurnakan setengah juz setiap hari pada sholat malam atau sholat-sholat sunnah lainnya, berarti dia bisa menyelesaikan setiap harinya tiga juz, dan bisa menghatamkan Al Qur’an pada setiap sepuluh hari sekali. Banyak para ulama dahulu yang menghatamkan hafalannya setiap sepuluh hari sekali. 
Ada sebagian orang yang mengulangi hafalannya pada malam saja, yaitu ketika ia mengerjakan sholat tahajud. Biasanya dia menghabiskan sholat tahajudnya selama dua jam. Cuma kita tidak tahu, selama dua jam itu berapa juz yang ia dapatkan. Menurut ukuran umum, kalau hafalannya lancar, biasanya ia bisa menyelesaikan satu juz dalam waktu setengah jam. Berarti, selama dua jam dia bisa menyelesaikan dua sampai tiga juz dengan dikurangi waktu sujud dan ruku. 
Ada juga sebagian teman yang mengulangi hafalannya dengan cara masuk dalam halaqah para penghafal Al Qur’an. Kalau halaqah tersebut berkumpul setiap tiga hari sekali, dan setiap peserta wajib menyetor hafalannya kepada temannya lima juz berarti masing-masing dari peserta mampu menghatamkan Al Qur’an setiap lima belas hari sekali. Inipun hanya bisa terlaksana jika masig-masing dari peserta mengulangi hafalannya sendiri-sendiri dahulu. 


( Bersambung pada masalah lain dalam seri ” Sukses Belajar ” volume : 3 )

( ) Hadist riwayat Abu Daud ( no : 1319 ), dishohihkan oleh Syekh Al Bani dalam Shohih Sunan Abu Daud , juz I, hal. 361

( ) Untuk mengetahui secara lebih lengkap tentang derajat hadits tersebut bisa dirujuk : Abu Umar Abdullah bin Muhammad Al Hamadi, Al Asinatu Al Musyri’atu fi At Tahdhir min As Solawat Al Mubtadi’ah, ( Kairo, Maktabah At Tabi’in, 2002 ) Cet Pertama, hal. 97 -120

( ) Ibid, hal.21-39

( ) Abu Abdur Rahman Al Baz Taufiq, Ashal Nidham Li Hifdhi Al Qur’an, ( Kairo, Maktabah Al Islamiyah, 2002 ) Cet. Ke-Tiga, Hal. 13

( ) Ali bin Umar Badhdah, Kaifa Tahfadu Al Qur’an, hal. 6

( ) Ibid. hal 12

( ) Abu Dzar Al Qalamuni, ‘Aunu Ar Rahman fi Hifdhi Al Qur’an, ( Kairo, Dar Ibnu Al Haitsam, 1998 ) Cet Pertama, hal.16

( ) Abu Abdur Rahman Al Baz Taufiq, Op. Cit, Hal. 15

( ) Imam Nawawi, Al Majmu’,( Beirut, Dar Al Fikri, 1996 ) Cet. Pertama, Juz : I, hal : 66

Bahaya Syiah Indonesia di Tahap Emergency 5



MEMBACANYA MEMBUAT MERINDING, SEDIH, GERAM DAN LAIN LAIN BERCAMPUR JADI SATU.

PENTING!! SILAHKAN DI BACA YA IKHWAN.

Dalam suatu perbincangan hangat dengan seorang ustadz...

"anta tau masalah yang sangat urgent di indonesia untuk saat ini?"

"apa itu ustadz?"

"tentang masalah syi'ah yaa akhi..."

"kenapa dengan syi'ah yaa ustadz? apa karena pada mau berbondong-bondong masuk parlemen?"

"itu salah satunya akhi, kalau ana bertanya ke anta, mungkin tidak indonesia akan menjadi seperti lebanon atau suriah?"

"wallahu 'alam ustadz, semoga tidak terjadi..."

"na'am kita semua pasti berharap demikian, namun kita juga perlu sebuah persiapan..."

"persiapan untuk apa ustadz?"

"persiapan perang akhir zaman akhi, banyak ulama yang sudah menyebutkan bahwa masa sekarang sudah memasuki masa akhir zaman yang ditandai dengan perang di suriah... Musuh-musuh Allah sedang mempersiapkan untuk masa sekarang. Kita juga harus bersiap diri untuk hal ini."

"Lalu hubungannya dengan syi'ah Indonesia apa ustadz?"

"Seorang syaikh ketika di Lipia pernah ditanya, 'yaa syaikh menurut anda syi'ah di indonesia sudah masuk tahap ke berapa?' Beliau menjawab, 'sudah sejak lama ana amati bahwa syi'ah di negeri ini sudah masuk fase ke lima.' Anta tau maksudnya ini?"

"Tidak yaa ustadz, maksud dari fase-fase itu apa?"

"Revolusi syi'ah di seluruh dunia terbagi dalam 5 tahapan dengan target 50 tahun. Jadi setiap fase atau tahapan memiliki jangka waktu 10 tahun. Fase-fase itu terbagi menjadi:
1. Fase pengenalan.
2. Fase mediasi dan sosialisai.
3. Fase dakwah.
4. Fase pengkaderan.
5. Fase revolusi atau makar."

"Berarti maksudnya syi'ah di indonesia ini saat ini sudah memasuki fase revolusi atau perebutan pemerintahan yaa ustadz?"

"Na'am, mereka saat ini berbondong-bondong masuk ke parlemen bukanlah suatu kebetulan belaka. namun inilah sistemasi mereka yang mengharuskan mereka untuk saat ini masuk ke pemerintahan... Mereka sangat terorganisir yaa akhi. Mereka ini sangat halus dalam pergerakannya, makanya mereka menamakan pergerakan mereka dengan nama REVOLUSI. Seakan-akan mereka tidak ada pergerakan, NAMUN NANTINYA DALAM SATU HARI MEREKA AKAN MENGUBAH NEGERI INI MENJADI NEGERI SYI'AH. Dan itulah yang terjadi di Lebanon dan Suriah."

"Kalau boleh tau, apa yang terjadi di Lebanon yaa ustadz?"

"Mereka memasukkan kader-kader mereka ke parlemen terlebih dahulu. Dan suatu saat presiden yang kristen itu dibunuh. Lalu parlemen menentukan kepala pemerintahan, ketika orang-orang di parlemen adalah syi'ah, maka sudah dipastikan mereka akan memilih kepala pemerintahan yang syi'ah pula. Maka dari itu sekarang Lebanon lebih dikenal sebagai negara syi'ah."

"Lalu bagaimana dengan Indonesia yaa ustadz?"

"Indonesia pun menjadi ladang empuk bagi mereka, negara pluralis itu adalah sasaran yang empuk untuk mereka jadikan sebagai negara kekuasaan mereka. Dan kita tidak bisa pungkiri bahwa sejak tahun 1986 sudah ada da'i syi'ah yang menyebarkan agama mereka. Kalau anta pernah mendengar nama Agus Abu Bakar Al Habsyi yang sekarang menjadi penasehat SBY di Partai Demokrat, di tahun 1986 dia itu sudah pernah berdebat dengan Ustadz Abdul Hakim Abdat dan Ustadz Yazid Jawwas. Ini yang menceritakan ustadz hakim sendiri... Bahkan diakhir debat itu, dia tetap kekeuh dengan aqidah syi'ahnya dan berujar kepada Ustadz Abdul Hakim dan Ustadz Yazid dengan nada mengancam, 'KALIAN LIHAT SAJA APA YANG AKAN TERJADI DENGAN NEGERI INI DAN APA YANG AKAN KAMI PERBUAT KEPADA KALIAN...'.
Anta tau yang dia maksud dengan perkataan "kalian" disini itu siapa?"

"Siapa yaa ustadz?"

"Siapa lagi kalau bukan orang-orang yang memiliki aqidah dan manhaj seperti ustadz hakim dan ustadz yazid, mereka adalah SALAFI di Indonesia... Dia sejak tahun 1986 sudah menjadi da'i syi'ah. Dan sekarang bercokol serta menjadi penasehat di pemerintahan... Belum lagi pergerakan-pergerakan dari tokoh syi'ah yang lain seperti Jalaluddin Rakhmat dan istrinya Emilia Renita.
Kita juga patut mewaspadai mereka, yang rojul itu lulusan komunikasi. Bisa dipastikan dia pandai dalam beretorika. Dan itupun sunnatulloh bahwa kaum kufar itu pandai dalam bersya'ir dan berkalam... Makanya dia terjun ke ranah politik.
Sedangkan yang hareem bisa dilihat bahwa dia pandai bermain watak, tak khayal dia ditempatkan dalam ranah dakwah untuk menarik simpatisan dari orang awam, sekuleris, bahkan nashoro..."

"Apa lagi yang antum ketahui tentang pergerakan syi'ah, ustadz?"

"Seorang perwira tinggi TNI yang notabene juga thalib ustadz yazid pernah memaparkan kepada ustadz yazid bahwa intel kepunyaannya berhasil menemukan rekap-rekap data yang menerangkan tentang aktifitas pendirian negara di dalam negara indonesia ini. dan itu semua bermula dari lembaga ICC di Jakarta. Bagaimana syabab(pemuda) syi'ah Indonesia dikirim ke lebanon untuk melakukan latihan militer, bagaimana da'i-da'i syi'ah tiap bulan mengunjungi kedubes iran untuk menerima gaji dan mandat perintah selanjutnya tentang misi syi'ahisasi ini, bagaimana orang-orang penting pemerintahan dan juga petinggi-petinggi ormas islam diajak berkunjung ke iran, bagaimana sistemasi beasiswa untuk pemuda-pemuda indonesia di iran, bagaimana cara mereka masuk pemerintahan. INI SUDAH SANGAT GAMBLANG TENTANG PERGERAKAN MEREKA MELAKUKAN MAKAR DI NEGERI INI.

Tapi inilah konyolnya negeri ini, mereka yang ada di parlemen dan pemerintahan serta media-media seakan tutup mata akan kegiatan mereka. Seakan-akan ada yang mencegah agar berita ini tidak terblow up hingga meresahkan warga. MEREKA INI SANGAT TERORGANISIR DAN SENYAP..."

"Lalu apa yang harus kita lakukan ustadz? perlukah kita ikut dalam pemilu raya kelak?"

"Wallohu 'alam, untuk masalah ini silahkan anta bertanya kepada ustadz hakim, ustadz yazid, atau ustadz-ustadz yang lain. Karena menurut ana ini masalah yang sangat pelik, dan hal tersebut sudah berlangsung dan menjadi suatu kegagalan di aljazair, libya dan negara lainnya.

Kita juga tidak mengetahui satu persatu kebersihan partai tersebut, ada yang membuat iklan bahwa negeri indonesia ini tidak seperti di suriah dan asia selatan...

YAA ALLAH YAA KARIIM...
TIDAK INGATKAH KITA, BERAPA RATUS TAHUN KAUM MUSLIMIN ANDALUSIA MENJAGA DAN MENYAMANKAN KEHIDUPAN NASHORO DISANA? KURANG LEBIH 800 TAHUN NASHORO DIJAGA OLEH KAUM MUSLIMIN, 
NAMUN DALAM SEHARI KAUM MUSLIMIN DIUSIR DARI ANDALUSIA.
TIDAK INGATKAH KITA BAHWA ALLAH SENDIRI YANG MENASEHATI KITA BAHWA SESUNGGUHNYA YAHUDI DAN NASHORO TIDAK AKAN PERNAH RIDHO KEPADA KITA.
LALU KENAPA PLURALISME MASIH DIJADIKAN SEBAGAI KEBANGGAAN?

HARUSNYA PARTAI-PARTAI YANG MENGATASNAMAKAN ISLAM DAN BERKORIDOR DAKWAH MEMBUKA MATA, APA YANG KALIAN INGINKAN DENGAN MENGGANDENG NASHORO?
APA YANG KALIAN JADIKAN VISI PERGERAKAN KALIAN?
KEKUASAAN?

SADARKAH KALIAN BAHWA INDONESIA SEDANG DIOLAH UNTUK DIJADIKAN MEDAN PERTEMPURAN LAYAKNYA DI SURIAH?

Kalau dari ana pribadi, mari kita tegakkan visi dakwah kita, yaitu DAKWAH TAUHID. KITA DAKWAHKAN TAUHID KEPADA ORANG-ORANG YANG KITA KENAL, YANG DEKAT DENGAN KITA DAN KITA SAYANGI. KARENA SEBENARNYA DENGAN MANDAKWAHKAN TAUHID, KITA INI SEDANG MENOLONG AGAMA ALLAH AZZA WA JALLA.

KITA TIDAK PERLU TAKUT DENGAN ANCAMAN MEREKA, KITA TIDAK PERLU TAKUT TERHADAP SEPAK TERJANG MEREKA. TOH AJARAN AGAMA KITA TIDAK PERNAH MENGAJARKAN KEPADA KITA UNTUK BERMAKSIAT KEPADA ALLAH YANG MEMBUAT TUBUH KITA INI MENJADI LEMAH, SEMISAL ZINA YANG DAPAT MELEMAHKAN FISIK KITA DAN NYANYI-NYANYIAN YANG DAPAT MELEMAHKAN HATI KITA.

SELAMA KITA TIDAK BERMAKSIAT KEPADA ALLAH, INSYA ALLAH PERTOLONGAN ALLAH AKAN DATANG KEPADA KITA. APALAGI KETIKA AQIDAH KITA JUGA KUAT DAN KITA MENDAKWAHKANNYA PULA...
INSYA ALLAH... INSYA ALLAHU TA'ALA ALLAH AKAN MENOLONG KITA.

TAK INGATKAH KITA SIAPA YANG MENOLONG IMAM AHMAD IBN HANBAL DENGAN AQIDAHNYA YANG KUAT MELAWAN MU'TAZILAH? KETIKA HAMPIR SELURUH 'ULAMA BERSEMBUNYI DALAM KEBOHONGAN DAN MENGAKUI AL QUR'AN ADALAH MAKHLUQ...
ALLAH LAH YANG MENOLONG BELIAU. ALLAH LAH YANG MENUNJUKKAN KEBENARAN.

MUDAH BAGI ALLAH, MUDAH BAGI ALLAH MEMBENAMKAM SUATU KAUM, MUDAH BAGI ALLAH MENENGGELAMKAN ORANG-ORANG YANG MENGINGKARI DAN MEMUSUHINYA. MUDAH BAGI ALLAH MEMBALIKKAN BUMI INI.
MUDAH... SANGATLAH MUDAH.

AMALKANLAH DAN AJARKANLAH AQIDAH YANG BENAR DAN JANGANLAH KITA BERMAKSIAT KEPADA ALLAH.
INSYA ALLAH SETIAP DO'A KITA UNTUK KESELAMATAN KAUM MUSLIMIN AKAN DIIJABAH OLEH ALLAH.

DAN UNTUK UPAYA PERLINDUNGAN SERTA PERLAWANAN, LATIHLAH DIRI ANTA DENGAN JASADIYAH DAN RIYADHOH YANG SESUAI DENGAN SUNNAH ROSULULLOH 'ALAIHI SHOLATU WASALLAM SEPERTI BERENANG, MEMANAH DAN BERKUDA.
KARENA INSYA ALLAH MENGAMALKAN SUNNAH RASULULLAH TIDAK AKAN MENJADI SEBUAH KESIA-SIAAN UNTUK DIRI KITA.

DAN ENTAH TAQDIR APA YANG TERJADI KEPADA DIRI KITA APABILA SYI'AH MENGUASAI NEGERI INI NAMUN YANG PERLU KITA INGAT ADALAH SETIAP TETES DARAH KAUM MUSLIMIN YANG TUMPAH UNTUK MEMBELA AGAMANYA AKAN BERNILAI PAHALA

KITA TIDAK PERLU TAKUT DAN NGERI MELIHAT ORANG-ORANG SURIAH DISEMBELIH, DIBOM, WANITA DIPERKOSA DAN DIHINAKAN.
KARENA MEMANG MUDHOROT SEPERTI ITULAH YANG AKAN DIDAPATKAN APABILA MEREKA MENGUASAI NEGERI INI.

LAWAN DAN LAWANLAH TERUS WALAU DARAH KITA TERUS MENGUCUR.
INSYA ALLAH ITU PAHALA UNTUK KITA.
MARI PERSIAPKAN DIRI MULAI SEKARANG."

DAN JIKA PINTU JIHAD TELAH TERBUKA, MAKA HANYA DUA PILIHAN BAGI KITA, MENANG ATAU MATI SYAHID.




http://www.sunnahcare.com/2014/03/bahaya-syiah-di-tahap-emergency-5.html

Kisah ‘Umar Bin Khattab di Facebook Dr. Musa Abu Marzuq



Hidayatullah.com | Sahabat Al-Aqsha- Ahad Pagi waktu Gaza (07/12/2014), sebuah artikel terbit di akun Facebook resmi milik Dr. Musa Abu Marzuq, Wakil Kepala Maktab Siyasi (Biro Politik) Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas), berisi peristiwa yang dialami ‘Umar bin Khattab sebagai khalifah umat Islam kedua sepeninggal Utusan Allah terakhir di muka bumi.

Latar belakang kisah ini penting karena terjadi sepulangnya Amirul Mu’minin (Pemimpin Orang-orang Beriman) ‘Umar bin Khattab membebaskan kota Al-Quds dan Masjidil Aqsha dari cengkeraman penjajahan Kristen Romawi. Ini adalah salah satu puncak kedigdayaan umat Islam di bawah kepemimpinan ‘Umar.

Berikut ini kisah yang disiarkan Dr. Musa Abu Marzuq:

“Sepulang dari perjalanannya ke Negeri Syam, ‘Umar Radhiyallahu ‘anhu (Semoga Allah meridhainya) pergi seorang diri menuju kota Madinah untuk melihat keadaan rakyatnya. Ia kemudian melihat seorang nenek tengah berada dalam gubuknya, didekatilah gubuk itu. Nenek yang tak mengenalnya itu kemudian bertanya, “apa yang sedang di lakukan ‘Umar?”

“Dia baru saja tiba dari Syam,” jawab ‘Umar

“Semoga Allah tidak memberikan kepadanya kebaikan,” ujar nenek itu.

“Kenapa begitu ?” tanya Umar penasaran.

“Karena demi Allah sejak ia diangkat menjadi Amirul Mu’minin, tidak sepeserpun dirham atau dinar aku terima darinya.”

‘Umar menjawab, “Mungkin saja dia tidak mengetahui keadaanmu.”

Nenek itu, “Subhanallah! Demi Allah aku tidak mengira ada orang yang diberi amanah memimpin manusia, tetapi dia tidak tahu keadaan setiap yang dipimpinnya dari timur hingga barat.”

Seketika ‘Umar menangis, “Semua manusia lebih pintar darimu, wahai ‘Umar, bahkan nenek tua ini pun lebih pintar darimu.”

‘Umar berkata kepada nenek itu, “Nek, berapa engkau jual harga kezhaliman Umar ? Karena aku berharap ia diberi rahmat oleh Allah dari api neraka.”

Nenek menjawab, “Tak perlu seperti itu, semoga Allah merahmatimu.”

‘Umar terus membujuk nenek itu sampai ia membeli kezhaliman dari nenek itu dengan 25 dinar emas (setara dengan Rp 46,3 juta). Ketika itu datanglah ‘Ali bin Abi Thalib dan Ibnu Mas’ud seraya mengucapkan salam kepada ‘Umar, “Assalaamu ‘alaika, wahai Amirul Mu’minin.”

Mendengar kata “Amirul Mu’minin” nenek itu menaruh kedua tanganya diatas kepalanya sambil berujar, “Duhai sangat memalukan, aku mencela Amirul Mu’minin dihadapannya langsung.”

“Tidak apa-apa. Semoga Allah merahmatimu,” kata ‘Umar.

Umar meminta diambilkan kertas, namun tidak didapatinya. Kemudian ia merobek pakaianya sendiri dan menuliskan diatasnya: “BismillahirRahmanirRahim. Dengan ini ‘Umar membeli kezhalimannya kepada nenek tua sejak ia menjabat sampai sekarang dengan 25 dinar. Maka nanti di Padang Mahsyar ketika ia menghadap Allah perkara ini tidak membebaninya lagi. ‘Ali bin Abi Thalib dan Ibnu Mas’ud sebagai saksinya.”

‘Umar kemudian menyerahkan kain itu kepada salah satu anaknya seraya berpesan: “Kelak ketika aku mati, taruh kain ini bersama kain kafanku agar terbawa saat aku menemui Rabb-ku.” *

Sabtu, 29 November 2014

CINTA BUKANLAH MODAL UTAMA DALAM PERNIKAHAN, tapi CINTA bisa Ditumbuhkan Ketika Mengarungi Pernikahan



Kisah nyata akhwat gorontalo

Namaku mariani orang-orang biasa memangilku aryani, ini adalah kisah perjalanan hidupku yang hingga hari ini masih belum lekang dalam benakku, sebuah kisah yang nyaris membuatku menyesal seumur hidup bila aku sendiri saat itu tidak berani mengambil sikap. Yah, sebuah perjalanan kisah yang sungguh aku sendiri takjub dibuatnya, sebab aku sendiri menyangka bahwa didunia ini mungkin tak ada lagi orang seperti dia.

Tahun 2007 silam, aku dipaksa orang tuaku menikah dengan seorang pria, kak arfan namanya, kak arfan adalah seorang lelaki yang tinggal sekampung denganku, tapi dia seleting dengan kakakku saat sekolah dulu, usia kami terpaut 4 tahun, yang aku tahu, bahwa sejak kecilnya kak arfan adalah anak yang taat kepada orang tuanya, dan juga rajin ibadahnya, dan tabiatnya seperti itu terbawa-bawa sampai ia dewasa,

Aku merasa risih sendiri dengan kak arfan apabila berpapasan di jalan, sebab sopan santunya sepertinya terlalu berlebihan pada orang-orang, geli aku menyaksikannya, yah, kampungan banget gelagatnya…,

Setiap ada acara-acara ramai di kampungpun kak arfan tak pernah kelihatan bergabung sama teman-teman seusianya, yaah, pasti kalau dicek kerumahnyapun gak ada, orang tuanya pasti menjawab:

“Kak arfan dimesjid nak, menghadiri taklim”,

Dan memang mudah sekali mencari kak arfan, sejak lulus dari pesantren al-khairat kota gorontalo, kak arfan sering menghabiskan waktunya membantu orang tuanya jualan, kadang terlihat bersama bapaknya dikebun atau disawah, meskipun kadang sebagian teman sebayanya menyayangkan potensi dan kelebihan-kelebihannya yang tidak tersalurkan.

Secara fisik memang kak arfan hampir tidak sepadan dengan ukuran ekonomi keluarganya yang pas-pasan, sebab kadang gadis-gadis kampung suka menggodanya kalau kak arfan dalam keadaan rapi menghadiri acara-acara di desa, tapi bagiku sendiri itu adalah hal yang biasa-biasa saja, sebab aku sendiri merasa bahwa sosok kak arfan adalah sosok yang tidak istimewa,

Apa istimewanya menghadiri taklim, kuper dan kampunga banget, kadang hatiku sendiri bertanya, koq bisa yah, ada orang yang sekolah dikota namun begitu kembali tak ada sedikitpun ciri-ciri kekotaan melekat pada dirinya, hp gak ada, selain bantu orang tua, pasti kerjanya ngaji, sholat, taklim dan kembali kekerja lagi, seolah ruang lingkup hidupnya hanya monoton pada itu-itu saja,

Ke bioskop kek, ngumpul bareng teman-teman kek stiap malam minggunya di pertigaan kampung yang ramainya luar biasa setiap malam minggu dan malam kamisnya, apalagi setiap malam kamis dan malam minggunya ada acara curhat kisah yang top banget disebuah station radio swasta di gorontalo, kalau tidak salah ingat nama acaranya suara hati dan nama penyiarnya juga satrio herlambang.

Waktu terus bergulir dan seperti gadis-gadis modern pada umumnya yang tidak lepas dengan kata pacaran, akupun demikian, aku sendiri memiliki kekasih yang begitu sangat aku cintai, namanya boby, masa-masa indah kulewati bersama boby, indah kurasakan dunia remajaku saat itu, kedua orang tua boby sangat menyayangi aku dan sepertinya memiliki sinyal-sinyal restunya atas hubungan kami,

Hingga musibah itu tiba, aku dilamar oleh seorang pria yang sudah sangat aku kenal yah siapa lagi kalau bukan sikuper kak arfan lewat pamanku orang tuanya kak arfan melamarku untuk anaknya yang kampungan itu,

Mendengar penuturan mama saat memberitahu padaku tentang lamaran itu, kurasakan dunia ini gelap, kepalaku pening…, aku berteriak sekencang-kencangnya menolak permintaan lamaran itu dengan tegas dan terbelit-belit aku sampaikan langsung pada kedua orang tuaku bahwa aku menolak lamaran keluarganya kak arfan, dan dengan terang-terangan pula aku sampaikan pula bahwa aku memiliki kekasih pujaan hatiku, boby.

Mendengar semua itu ibuku shock dan jatuh tersungkur kelantai, akupun tak menduga kalau sikapku yang egois itu akan membuat mama shock, baru kutahu bahwa yang menyebabkan mama shok itu karena beliau sudah menerima secara resmi lamaran dari orang tuanya kak arfan, hatiku sedih saat itu, kurasakan dunia begitu kelabu, aku seperti menelan buah simalakama, seperti orang yang paranoid, tidak tahu harus ikut kata orang tua atau lari bersama kekasih hatiku boby.

Hatiku sedih saat itu..

Dengan Berat hati dan penuh kesedihan aku menerima lamaran kak arfan untuk menjadi istrinya dan kujadikan malam terakhir perjumapaanku dengan boby di rumahku meluapkan kesedihanku, meskipun kami saling mencintai tapi mau tidak mau boby harus merelakan aku menikah dengan kak arfan karena dia sendiri mengakui bahwa dia belum siap membina rumah tangga saat itu.

Tanggal 11 agustus 2007 akhirnya pernikahankupun digelar, aku merasa bahwa pernikahan itu begitu menyesakkan dadaku, air mataku tumpah di malam resepsi pernikahan itu, ditengah senyuman orang-orang yang hadir pada acara itu, mungkin akulah yang paling tersiksa, karena harus melepaskan masa remajaku dan menikah dengan lelaki yang tidak pernah kucintai.

Dan yang paling membuatku tak bisa menahan air mataku, mantan kekasihku boby hadir juga pada resepsi pernikahan tersebut, ya Allah mengapa semua ini harus terjadi padaku ya Allah…mengapa aku yang harus jadi korban dari semua ini?

Waktu terus berputar dan malampun semakin merayap, hingga usailah acara resepsi pernikahan kami, satu persatu para undangan pamit pulang hingga sepilah rumah kami, saat masuk kedalam kamar, aku tidak mendapati suamiku kak arfan didalamnya,

Dan sebagai seorang istri yang hanya terpaksa menikah dengannya maka akupun membiarkannya dan langsung membaringkan tubuhku setalah sebelumnya menghapus make-up pengantinku dan melepaskan gaun pengantinku, aku bahkan tak perduli kemana suamiku saat itu, karena rasa capek dan diserang kantuk akupun akhirnya tertidur.

Tiba-tiba disepertiga malam aku tersentak tak kala melihat ada sosok hitam yang berdiri disamping ranjang tidurku, dadaku berdegup kencang, aku hampir saja berteriak histeris andai saja saat itu tak kudengar serua takbir terucap lirih dari sosok yang berdiri itu, perlahan kuperhatikan dengan seksama, ternyata sosok yang berdiri disampingku itu adalah kak arfan suamiku yang sedang sholat tahajud, perlahan aku baringkan tubuhku sambil membalikkan diriku membelakanginya yang saat itu sedang sholat tahajud.

Ya Allah aku lupa bahwa sekarang aku telah menjadi istrinya kak arfan, tapi meskipun demikian aku masih tak bisa menerima kehadirannya dalam hidupku, saat itu karena masih dibawah perasan ngantuk, akupun kembali teridur, hingga pukul 04.00 dini hari kudapati suamiku sedang tidur beralaskan sajadah dibawah ranjang pengantin kami,

Dadaku kembali berdegung kencang kala mendapatinya, aku masih belum percaya kalau aku telah bersuami, tapi ada sebuah tanya terbetik dalam benakku, mengapa dia tidak tidur diranjang bersamaku, kalaupun dia belum ingin menyentuhku, paling gak dia tidur seranjang denganku itukan logikanya, ada apa ini ? Ujarku perlahan dalam hati.

Aku sendiri merasa bahwa mungkin malam itu kak arfan kecapekan sama sepertiku sehingga dia tidak mendatangiku dan menunaikan kewajibannya sebagai seorang suami, tapi apa peduliku dengan itu semua, toh akupun tidak menginginkannya, gumamku dalam hati.

Hari-hari terus berlalu, dan kamipun mejalani aktifitas kami masing-masing, kak arfan bekerja mencari rezeki dengan pekerjaannya, dan aku dirumah berusaha semaksimal mungkin untuk memahami bahwa aku telah bersuami, dan memiliki kewajiban melayani suamiku, yah minimal menyediakan makanannya, meskipun kenangan-kenangan bersama boby belum hilang dari benakku, aku bahkan masih merinduinya.

Semula kupikir bahwa prilaku kak arfan yang tidak pernah menyentuhku dan menunaikan kewajibannya sebagai suami itu hanya terjadi malam pernikahan kami, tapi ternyata yang terjadi hampir setiap malam sejak malam pengantin itu kak arfan selalu tidur beralaskan permadani dibawah ranjang atau tidur diatas sofa didalam kamar kami, dia tidak pernah menyentuhku walau hanya menjabat tanganku,

Jujur segala kebutuhanku selalu dipenuhinya, secara lahir dia selalu mafkahiku, bahkan nafkah lahir yang dia berikan lebih dari apa yang aku butuhan, tapi soal biologis, kak arfan tak pernah sama sekali mengungkit-ngungkitnya atau menuntutnya dariku, bahkan yang tidak pernah kupahami, pernah secara tidak sengaja kami bertabrakan didepan pintu kamar dan kak arfan meminta maaf seolah merasa bersalah karena telah menyetuhku.

Ada apa dengan kak arfan ?

Apa dia lelaki normal ?

Kenapa dia begitu dingin padaku ?

Apakah aku kurang dimatanya ?

Atau ? Pendengar, jujur merasai semua itu membuat banyak tanya berkecamuk dalam benakku, ada apa dengan suamiku ?

Bukankah dia pria yang beragama dan tahu bahwa menafkahi istri itu secara lahir dan bathin adalah kewajibannya…?

Ada apa dengannya, padahal setiap hari dia mengisi acara-acara keagamaan dimesjid, begitu santun pada orang-orang dan begitu patuh kepada kedua orangtuanya, bahkan terhadap akupun hampir semua kewajibannya telah dia tunaikan dengan hikmah, tidak pernah sekalipun dia mengasari aku, berkata-kata keras padaku, bahkan kak arfan terlalu lembut bagiku, tapi satu yang belum dia tunaikan yaitu nafkah bathinku,

Aku sendiri saat mendapat perlakuan darinya setiap hari yang begitu lembutnya mulai menumbuhkan rasa cintaku padanya dan membuatku perlahan-lahan melupakan masa laluku bersama boby.

Aku bahkan mulai merindukannya tak kala dia sedang tidak dirumah, aku bahkan selalu berusaha menyenangkan hatinya dengan melakukan apa-apa yang dia anjurkannya lewat ceramah-ceramahnya pada wanita-wanita muslimah, yakni mulai memakai busana muslimah yang syar’i.

Memang 2 hari setelah pernikahan kami, kak arfan memberiku hadiah yang diisi dalam karton besar, semula aku mengira bahwa hadiah itu adalah alat-alat rumah tangga, tapi setelah kubuka, ternyata isinya 5 potong jubah panjang berwarna gelap, 5 buah jilbab panjang sampai selutut juga berwana gelap, 5 buah kaos kaki tebal panjang berwarnah hitam dan 5 pasang manset berwarna gelap pula, jujur saat membukanya aku sedikit tersinggung, sebab yang ada dalam bayanganku bahwa inilah konsekwensi menikah dengan seorang ustadz,

Aku mengira bahwa dia akan memaksa aku untuk menggunakannya, ternyata dugaanku salah sama sekali, sebab hadiah itu tidak pernah disentuhnya atau ditanyainya, dan kini aku mulai menggunakannya tanpa paksaan siapapun, kukenakan busana itu agar dia tahu bahwa aku mulai menganggapnya istimewa, bahkan kebiasaannya sebelum tidur dalam mengajipun sudah mulai aku ikuti,

Kadang ceramah-ceramahnya dimesjid sering aku ikuti dan aku praktekan dirumah, tapi satu yang belum bisa aku mengerti darinya, entah mengapa hingga 6 bulan pernikahan kami dia tidak pernah menyentuhku, setiap masuk kamar pasti sebelum tidur dia selalu mengawali dengan mengaji lalu tidur diatas hamparan permadani dibawah ranjang hingga terjaga lagi di sepertiga malam dan melaksanakan sholat tahajud,

Hingga suatu saat kak arfan jatuh sakit, tubuhnya demam dan panasnya sangat tinggi, aku sendiri bingung bagaimana cara menanganinya, sebab kak arfan sendiri tidak pernah menyentuhku, aku khawatir dia akan menolak aku bila aku menawarkan jasa membantunya,

ya Allah..Apa Yang harus aku lakukan saat ini, aku ingin sekali meringankan sakitnya, tapi apa yang harus saya lakukan ya Allah..

Malam itu aku tidur dalam kegelisahan, aku tak bisa tidur mendengar hembusan nafasnya yang seolah sesak, kudengar kak arfanpun sering mengigau kecil, mungkin karena suhu panasnya yang tinggi sehingga ia selalu mengigau, sementara malam begitu dingin disertai hujan yang sangat deras dan angin yang bertiup kencang..

Kasihan kak arfan, pasti dia sangat kedinginan saat ini, perlahan aku bangun dari pembaringan dan menatapnya yang sedang tertidur pulas, kupasangkan selimutnya yang sudah menjulur kekakinya, ingin sekali aku merebahkan diriku disampingnya atau sekedar mengompresnya, tapi aku tak tahu bagaimana harus memulainya,

Hingga akhirnya aku tak kuasa menahan keinginan hatiku untuk mendekatkan tanganku di dahinya untuk meraba suhu panas tubuhnya, tapi baru beberapa detik tanganku menyentuh kulit dahinya, kak arfan terbangun dan langsung duduk agak menjauh dariku sambil berujar

”Afwan dek, kau belum tidur ?

Kenapa ada dibawah ?

Nanti kau kedinginan ?

Ayo naik lagi keranjangmu dan tidur lagi, nanti besok kau capek dan jatuh sakit?” Pinta kak arfan padaku,

Hatiku miris saat mendengar semua itu, dadaku sesak, mengapa kak arfan selalu dingin padaku , apakah dia menganggap aku orang lain, apa di hatinya tak ada cinta sama sekali untuk aku, tanpa kusadari air mataku menetes sambil menahan isak yang ingin sekali kuluapkan dengan teriakan, hingga akhirnya gemuruh dihatiku tak bisa kubendung juga

”Afwan kak, kenapa sikapmu selama ini padaku begitu dingin ?

Kau bahkan tak pernah mau menyentuhku walaupun hanya sekedar menjabat tanganku ?

Bukankah aku ini istrimu ?

Bukankah aku telah halal buatmu ?

Lalu mengapa kau jadikan aku sebagai patung perhiasan kamarmu ?

Apa artinya diriku bagimu kak ?

Apa artinya aku bagimu kak ?

Kalau kau tidak mencintaiku lantas mengapa kau menikahi aku ?

Mengapa kak ? Mengapa ?” Ujarku disela isak tangis yang tak bisa kutahan.

Tak ada reaksi apapun dari kak arfan menanggapi galaunya hatiku dalam tangis yang tersedu itu, yang nampak adalah dia memperbaiki posisi duduknya dan melirik jam yang menempel didinding kamar kami, hingga akhirnya dia mendekatiku dan perlahan berujar padaku

”Dek…jangan kau pernah bertanya pada kakak tentang perasaan ini padamu, karena sesungguhnya kakak begitu sangat mencintaimu, tetapi tanyakanlah semua itu pada dirimu sendiri, apa saat ini telah ada cinta dihatimu untuk kakak?,

Kakak tahu, dan kakak yakin pasti suatu saat kau akan bertanya mengapa sikap kakak selama ini begitu dingin padamu,

Sebelumnya kakak minta maaf bila semuanya baru kakak kabarkan padamu malam ini, kau mau tanyakan apa maksud kakak sebenarnya dengan semua ini..?. Ujar kak arfan dengan agak sedikit gugup,

“Iya tolong jelaskan pada saya kak, mengapa kak begitu tega melakukan ini pada saya ?

Tolong jelaskan kak ?” Ujarku menimpali tuturnya kak arfan

“Hhhhhmmm, dek kau tahu apa itu pelacur ?

Dan apa pekerjaan seorang pelacur ?

Afwan dek dalam pemahaman kakak, seorang pelacur itu adalah seorang wanita penghibur yang kerjanya melayani para lelaki hidung belang untuk mendapatkan materi tanpa peduli apakah dihatinya ada cinta untuk lelaki itu atau tidak, bahkan seorang pelacur terkadang harus meneteskan air mata mana kala dia harus melayani nafsu lelaki yang tidak dicintainya bahkan dia sendiri tidak merasakan kesenangan dari apa yang sedang terjadi saat itu, dan kakak tidak ingin hal itu terjadi padamu dek,

Kau istriku dek, betapa bejatnya kakak ketika kakak harus memaksamu melayani kakak dengan paksa saat malam pertama pernikahan kita sedangkan dihatimu tak ada cinta sama sekali buat kakak, alangkah berdosanya kakak bila pada saat melampiaskan birahi kakak padamu malam itu sementara yang ada dalam benakmu bukanlah kakak, tetapi ada lelaki lain.

Kau tahu dek, sehari sebelum pernikahan kita digelar, kakak sempat datang kerumahmu untuk memenuhi undangan bapakmu, tapi begitu kakak berada didepan pintu pagar rumahmu, kaka melihat dengan mata kepala kakak sendiri kesedihanmu yang kau lampiaskan pada kekasihmu boby, kau ungkapkan pada boby bahwa kau tidak mencintai kakak, dan kau ungkapkan pada boby bahwa kau hanya akan mencintainya selamanya, saat itu kakak merasa bahwa kakak telah merampas kebahagiaanmu dan kakak yakin bahwa kau menerima pinangan kakak itu karena terpaksa,

Kakak juga mempelajari sikapmu saat di pelaminan, bahwa begitu sedihnya hatimu saat bersanding di pelaminan bersama kakak, lantas haruskah kakak egois dengan mengabaikan apa yang kau rasakan saat itu, sementara tanpa memperdulikan perasaanmu kakak menunaikan kewajiban kakak sebagai suamimu dimalam pertama semenatara kau sendiri akan mematung dengan deraian air mata karena terpaksa melayani kakak?,

Kau istriku dek, sekali lagi kau istriku, kau tahu..

Kakak Begitu sangat mencintaimu dan kakak akan menunaikan semua itu manakala di hatimu telah ada cinta untuk kakak, agar kau tidak merasa diperkosa hak-hakmu, agar kau bisa menikmati apa yang kita lakukan bersama,

Dan alhamdulillah apabila hari ini kau telah mencintai kakak, dan kakak juga merasa bersyukur bila kau telah melupakan mantan kekasihmu itu, beberapa hari ini kakak perhatikan kau juga telah menggunakan busana muslimah yang syari,

Pinta kakak padamu dek,

luruskan niatmu, kalau kemarin kau mengenakan busana itu untuk menyenangkan hati kakak semata maka sekarang luruskan niatmu, niatkan semua itu untuk Allah ta’alaa selanjutnya untuk kakak..,

Mendengar semua itu aku memeluk suamiku, aku merasa bahwah dia adalah lelaki terbaik yang pernah kujumpai selama hidupku, aku bahkan telah melupakan boby, aku merasa bahwa malam itu aku adalah wanita yang paling bahagia didunia, sebab meskipun dalam keadaan sakit, untuk pertama kalinya kak arfan mendatangiku sebagai seorang suami,

Hari-hari kami lalui dengan bahagia, kak arfan begitu sangat kharismatik, terkadang dia seperti seorang kakak buatku, terkadang seperti orang tua, darinya aku banyak belajar banyak hal, perlahan aku mulai meluruskan niatku, dengan menggunakan busana yang syari semata-mata karena Allah dan untuk menyenangkan hati suamiku,

Sebulan setelah malam itu, dalam rahimku telah tumbuh benih-benih cinta kami berdua, alhamdulillah, aku sangat bahagia bersuamikan dia, darinya aku belajar banyak tentang agama, aku menjadi mutarobbinya, hari demi hari kami lalui dengan kebahagiaan, ternyata dia mencintaiku lebih dari apa yang aku bayangkan dan dulu aku hampir saja melakukan tindakan bodoh dengan menolak pinangan dia.

Aku pikir kebahagiaan itu akan berlangsung lama diantara kami, setelah lahir abdurrahman, hasil cinta kami berdua, diakhir tahun 2008 kak arfan mengalami kecelakaan dan usianya tidak panjang,

sebab kak arfan meninggal dunia sehari setelah kecelakaan tersebut, aku sangat kehilangannya, aku seperti kehilangan penopang hidupku, aku kehilangan kekasihku, aku kehilangan murobbiku, aku kehilangan suamiku

Tidak pernah terbayangkan olehku bahwa kebahagiaan bersamanya begitu singkat, yang tidak pernah aku lupakan diakhir kehidupannya kak arfan, dia masih sempat menasehatkan sesuatu padaku

“Dek.., Pertemuan dan perpisahan itu adalah fitrahnya kehidupan, kalau ternyata kita berpisah besok atau lusa, kakak minta padamu dek..,

Jaga abdurrahman dengan baik, jadikan dia sebagai mujahid yang senantiasa membela agama, senantiasa menjadi yang terbaik untuk ummat, didik dia dengan baik dek, jangan sia-siakan dia,

Satu permintaan kakak ..,

Kalau suatu saat ada seorang pria yang datang melamarmu, maka pilihlah pria yang tidak hanya mencintaimu, tetapi juga mau menerima kehadiran anak kita,

Dan maafkan kakak dek, bila selama bersamamu, ada yang kurang yang telah kakak perbuat untukmu,

Senantiasalah berdoa..,

Kalau kita berpisah didunia ini..

Insya Allah kita akan berjumpa kembali diakhirat kelak..,

Kalau Allah mentakdirkan kakak yang pergi lebih dahulu meninggalkan dirimu, Insya Allah kakak akan senantiasa menantimu..”

Demikianlah pesan terakhir kak arfan sebelum keesokan harinya kak arfan meninggalkan dunia ini, hatiku sangat sedih saat itu…,

aku merasa sangat kehilangan tetapi aku berusaha mewujudkan harapan terakhirnya, mendidik dan menjaga abdurrahman dengan baik…

Selamat jalan kak arfan..Aku Akan selalu mengenangmu dalam setiap doa-doaku, amiin

Wasalam

Nb : kisah nyata dari akhwat di gorontalo, sulawesi utara

Sumber:

Tips Mengemudi Mobil Saat Hujan

Tips Mengemudi Mobil Saat Hujan – Musim hujan selalu identik dengan banjir. Angka kecelakaan cenderung meningkat pada waktu musim hujan, ini bisa di akibatkan karena jalan yang licin, berkurangnya jarak pandang juga karena kondisi mobil yang tidak sehat. Bagi anda yang sering melakukan perjalan di waktu hujan, saya akan memberikanm beberapa tips mengemudi mobil saat hujan untuk menghindari atau mencegah hal hal yang tidak di inginkan.







1. Periksa kondisi rem
Pastikan rem kendaraan anda bekerja dengan optimal sebelum anda berangkat, karena dalam kondisi hujan rem yang berfungsi dengan baik akan mengurangi resiko kecelakaan.

2. Periksa kondisi ban
Periksa kondisi ban mulai dari tekanan angin(sesuaikan dengan standar) dan kondisi alur kembang ban, jika kondisi alur ban sudah habis atau sudah tidak layak sebaiknya anda tidak memaksakan bepergian dengan mobil tersebut atau anda bisa mengganti dengan ban bar sebelum berangkat.

3. Periksa sistem kelistrikan
Pastikan semua lampu mobil anda bekerja dngan baik mulai dari lampu depan mobil, lampu sign serta lampu rem.

4. Pastikan wiper bekerja dengan baik
Periksa kondisi wiper mobil, pastikan karet wiper tidak getas dan berfungsi dengan baik.

5. Bersihkan kaca depan agar tidak mengganggu pandangan anda waktu mengemudi, karena waktu hujan pandangan menjadi terbatas.

6. Jaga jarak dengan mobil di depan anda
Kondisi jalan yang licin sering mengakibatkan mobil tergelincir dan terjadi kecelakaan, dengan menjaga jarak aman anda bisa meminimalisirnya.

7. Kurangi kecepatan
Dalam konsi jalan yang basah kinerja ban menjadi tidak optimal karena ban tidak bisa mencengkeram dengan baik dan bisa mengakibatkan slip.

8. Berhati hati saat melewati genangan air
Dalam genangan air biasanya ada lubang yang bisa mengakibatkan kecelakaan fatal jika anda tidak berhati hati.

Tips Mudah Merawat Rantai Motor




1.Setel rantai secara teratur

Penyetelan tidak sekadar mengencangkan atau mengendurkan rantai, tetapi juga mengatur pengunci pin sambungan serta membersihkan kotoran atau debu yang menempel. Sangat disarankan untuk melakukan penyetelan rantai ini setiap motor telah berjalan 1.000 kilometer. Periksa tingkat ketegangan rantai! Sebaiknya di posisi 2cm. Untuk mengetahui ukuran tersebut, dapat dilihat di mal atau garis standar yang ada di penarik rantai di ujung bawah shockbreaker roda belakang. Ukuran jarak atau tingkat kekencangan juga bisa dilihat dari stiker yang ada pada tutup rantai roda.

Khusus pada sepeda motor Old V-ixion dan New Jupiter MX terdapat indikator untuk pengaturan dan pemeriksaan kekencangan rantai seperti ditunjukkan oleh gambar di bawah ini:


Kita pun wajib memperhatikan kondisi pin pada rantai motor untuk memastikan apakah pemasangannya sudah benar atau telah terjadi perubahan posisi. Hal itu sangat penting dilakukan karena pin merupakan sambungan sekaligus pengunci sambungan rantai. Bila lepas, kita akan repot dibuatnya. Posisi itu cepat berubah karena pada saat kecepatan tinggi pengendara melibas lubang atau jalan bergelombang. Sehingga beban rantai untuk menarik roda motor semakin berat atau pada saat motor mengangkut beban berat.


2.Bersihkan kotoran


Kotoran menempel di sela-sela rantai baik debu, lumpur, atau serpihan lain yang menempel di pelumas rantai. Bila dibiarkan, kotoran tersebut dapat menyebabkan rantai cepat kering, berkarat, dan cepat aus karena getas. Oleh karena itu sangat disarankan untuk rajin membersihkan kotoran tersebut sebulan sekali. Setelah kotoran dibersihkan, lakukan pelumasan kembali pada rantai motor.

3.Atur ketepatan jarak antara rantai dan tutupnya

Untuk sepeda motor yang menggunakan tutup rantai, baik penuh maupun setengah terbuka, sebaiknya memastikan jarak antara keduanya benar-benar tepat sehingga tidak timbul gesekan. Pasalnya, bila terjadi gesekan baik rantai maupun penutupnya akan cepat rusak. Bahkan dalam kasus tertentu rantai bisa putus. Bila hal itu terjadi, maka bukan saja membuat kita harus bekerja ekstra menuntun sepeda motor untuk mencari bengkel terdekat tetapi juga bisa membahayakan keselamatan. Sebab, di saat menggeber sepeda motor pada kecepatan tinggi dan di tengah jalan tiba-tiba rantai putus,kita pun bisa kehilangan kendali terhadap sepeda motor yang sedang ditunggangi.


Selain itu, perhatikan apakah posisi rantai telah sesuai dengan sprocket. Perhatikan pula apakah kondisi gigi gir masih cukup bagus. Bila ujungnya telah banyak yang patah atau tumpul sebaiknya diganti. Hal itu demi keamanan dan supaya rantai tidak ikut cepat rusak.

4.Melumasi rantai

Sebenarnya pabrikan telah merancang, sepanjang umur pemakaian rantai maka tidak diperlukan pelumasan. Namun, karena faktor-faktor lingkungan seperti cipratan air hujan, kotoran dari lumpur atau debu yang berpotensi menyebabkan komponen ini rusak. Oleh karena itu, rantai perlu pelumasan khususnya bagi sepeda motor yang tidak menggunakan penutup rantai.


Hanya saja selama ini masih banyak yang kurang paham mengenai cara memberi pelumas pada rantai yang baik. Kebanyakan orang masih melumasinya dengan menggunakan oli bekas, terutama oli mesin. Padahal, dengan kondisi rantai tanpa tutup maka cairan oli akan menyiprat ke mana-mana saat motor dijalankan. Pada saat hujan, oli tersebut juga akan bercampur dengan air hujan yang bersifat asam. Sehingga, kemampuan oli untuk melumasi juga berkurang. Padahal, dalam kondisi normal efektivitas oli untuk melumasi rantai tidak lebih dari seminggu. Oleh karena itu gunakanlah grease atau gemuk untuk melumasi rantai.Tetapi untuk melumasi rantai dengan grease/gemuk ada triknya bukan asal rantai diolesi pakai gemuk.Jika kang bro kerepotan untuk mempraktekan trik ini disarankan kang bro rajin melumasi rantai pakai pelumas khusus rantai (chain lube) lakukan rutin minimal seminggu sekali.

Cara pelumasan menggunakan grease/gemuk.

Biasanya orang memberikan grease hanya mengoleskan krem kental itu pada rantai sepeda motor. Cara itu malah membuat rantai jadi kotor karena debu2 dan kotoran mudah menempel dirantai dan jadinya malah rantai jadi capat aus karena banyak kotorannya.

Ada tiga langkah yang harus dilakukan agar grease atau gemuk itu benar-benar efektif dan manfaatnya awet :

a. Rebus grease
Langkah pertama , rebuslah grease dengan menggunakan sedikit air sebagai katalisator. Didihkan gemuk tersebut hingga suhu 100 derajat Celsius, yaitu saat air benar-benar mendidih dan rebus hingga air benar-benar hilang atau menguap. Cara ini bertujuan agar gemuk atau pelumas itu bisa benar-benar cair sehingga mampu melewati celah atau lubang yang sangat kecil. Alhasil, pelumas ini benar-benar melumasi seluruh bagian rantai hingga bagian-bagian yang sulit dijangkau sekali pun.

b. Rendam rantai di cairan gemuk

Setelah gemuk atau grease benar-benar mencair dan suhu belum benar-benar dingin atau masih hangat, segera rendam rantai ke cairan itu. Lakukan cara ini hingga cairan gemuk tersebut mulai membeku kembali.

c. Pasang kembali setelah benar-benar kering dan dingin

Setelah gemuk sudah dingin langkah selanjutnya rantai dilap pakai lap bersih sampai rantai cukup bersih. Setelah itu pasang kembali rantai ke gear.

Semoga bermanfaat,

Tips Pintar Menjaga Kesehatan Saat Musim Penghujan




Akhir tahun hingga menjelang bulan baru ditahun baru iklim di Indonesia biasanya terasa dingin, hujan yang terus menerus mengguyur dari pagi hingga malam terkadang menjadi rutinitas yang mau tidak mau harus kita hadapi. Pergantian musim dari musim kemarau ke musim penghujan ini biasanya membuat tubuh lebih rentan terhadap gangguan kesehatan. Hal ini disebabkan karena tubuh dipaksa beradaptasi dengan suhu dan kelembapan udara yang berbeda daripada sebelumnya.


Jika tidak segera mendapatkan perhatian dan penanganan yang serius maka kemungkinan tubuh terkena penyakit akan lebih besar. Sehingga tak heran jika ruang tunggu dokter akan lebih penuh saat musim ini. Penyakit yang menjangkit dimusim penghujan ini bukan hanya rentan menyerang orang dewasa, anak-anak juga justru lebih beresiko.


Ada beragam penyakit yang rentan menyerang tubuh saat musim penghujan seperti diantarnya flu, batuk, sesak nafas, pilek, masuk angin, penyakit kulit hingga demam berdarah juga tak kalah menjadi daftar penyakit yang banyak dijumpai saat musim penghujan. Dan apabila penyakit tersebut menjangkit anda, tentunya tubuh akan menjadi tidak fit akibatnya aktifitas sehari-hari akan menjadi terhambat. Lantas bagaimana cara agar kondisi tubuh tetap fit saat musim pengujan?
Berikut adalah tips pintar menjaga kesehatan saat musim hujan :


1. Konsumsi Vitamin


Saat pergantian musim dari musim kemarau menuju musim penghujan tubuh biasanya akan tidak secara langsung menyesuaikan kondisinya, melainkan melalui sebuah proses terlebih dahulu. Proses inilah yang biasanya mempengaruhi system imun atau kekebalan tubuh manusia menjadi lebih lemah. Saat sistem kekebalan tubuh menurun, maka penyakit akan lebih rentan menyerang. Untuk itulah konsumsi vitamin amat dibutuhkan untuk menjaga kestabilan system imun. Oleh sebab itu, konsumsi vitamin terutama vitamin C amat dianjurkan. Kandungan vitamin C ini bisa juga anda peroleh secara alami dari kandungan buah-buahan seperti buah jeruk, buah strawberry dan masih banyak lagi. Mengkonsumsi vitamin C secara rutin akan memastikan kebutuhan vitamin C dalam tubuh terpenuhi, yang pada akhirnya akan membantu anda meningkatkan fungsi sistem imun dalam tubuh.


2. Pastikan untuk Selalu ‘Higienis’ Setiap Hari


Saat musim penghujan kuman dan bakteri akan berkembang biak lebih leluasa karena kelembapan yang begitu tinggi. Untuk itulah, mengapa tubuh akan lebih rentan terhadap gangguan tubuh. Selain itu, tangan adalah media paling umum masuknya kuman dan bakteri kedalam tubuh, secara tidak sadar anda akan lebih banyak memasukan kuman dan bakteri kedalam tubuh melalu tangan seperti makan menggunakan tangan, menyentuh organ tubuh lain mngguankaan tangan dan lain sebagainya. Untuk itu, pastikan anda untuk selalu higienis setiap hari dengan cara selalu membiasakan mencuci tangan setiap kali anda baru tiba dirumah, setiap kali menyentuh barang atau objek, sebelum dan sesudah makan dan setiap kali setelah menyentuh toilet. Karena tahukan anda toilet adalah salah satu tempat dengan sumber bakteri terbanyak. Mencuci tangan dengan air saja tidak cukuo membuat kuman dan bakteri ditangan menghilang, untu itu, cucilah tangan dengan menggunakan sabun disinfektan agar bakteri yang bersarang ditangan bisa dirontokan.


3. Bersihkan Lingkungan


Hujan yang terus menerus mengguyur saat musim penghujan membaut klingkungan menjadi lebih kotor daripada saat musim kemarau. Hal ini dipicu karena tingkat kelembapan udara yang lebih tinggi yang membaut sampai atau limbah menjadi lebih mudah membusuk yang pada akhirnya menjadi sumber kuman. Untuk itu, bersihkan lingkungan pada tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang untuk kuman dan bakteri berkembang biak. Misalkan dengan mengubur atau membakar sampah, menutup lubang yang berpotensi membuat air hujan tergenang, menutup penampungan air, memotong ranting dan rumput yang terlalu rindang. Lingkungan teduh, lembap dan tempat yang kotor akan menjadi sarang bagi nyamuk penyebab demam berdarah berkembang biak.


4. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh


Seringkali orang mengabaikan konsumsi terhadap air putih terutama saat musim penghujan, udara yang dingin menjadikan alasan rasa haus jarang terjadi, untuk itu seringkali anda melewatkan mengkonsumsi air putih secara cukup. Namun faktanya baik musim kemarau maupun musim penghujan kebutuhan cairan dalam tubuh tetap saja sama. Jangan pernah berpikir mengkonsumsi air putih saat anda merasa haus saja. Namun cobalah berpikir jika semua makanan yang masuk kedalam tubuh akan dicerna dengan baik apabila cairan dalam tubuh terpenuhi. Selain itu, pasokan air yang cukup mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Oleh sebab itu, pastikan jika anda tetap mengkonsumsi cairan sedikitnya 1,5 liter perhari. Apabila anda bosan terus-terusan mengkonsumsi air putih, air tersebut bisa anda ubah menjadi the tawar hangat atau air jahe yang akan membuat tubuh terasa lebih hangat.


5. Jaga Asupan Makanan


Tetap jaga asupan makan sehat anda terutama saat musim penghujan. Ada baiknya, perbanyak konsumsi makanan hangat dan berkuah agar tubuh tetap merasa hangat meski udara begitu dingin. Misalnya konsumsi sup kuah, sayuran dengan kuah hangat, soto ayam dan makanan berkuah sehat lainnya.


6. Makan Saat Lapar


Suhu yang dingin saat musim penghujan biasanya membuat nafsu makan menjadi lebih besar. Namun sayangnya metabolism saat musim ini menjadi lebih lambat daripada biasanya. Dan bisa anda bayangkan jika anda terus-terusan menuruti nafsu makan yang begitu besar tanpa didukung dengan metabolisme yang baik, hal tersebut tentunya akan berujung pada kegemukan atau yang kita kenal dengan istilah obesitas. Anda tentu tidak ingin jika hal ini terjadi bukan? untuk itu aturlah cara makan dan porsi makan anda saat musim penghujan, jangan sampai nafsu makan anda yang besar mengantarkan anda pada kegemukan. Selain itu usahakan pula untuk tidak melulu menuruti nafsu mengemil ketika perut belum terlalu merasa lapar. Perut yang secara-terus menerus diisi tanpa ada proses pembakaran yang seimbang tentunya tidak akan membawa dampak baik untuk kesehatan anda.


7. Perhatikan Pola Tidur


Udara dingin saat musim penghujan mengundak rasa kantuk yang melulu. Namun jangan pernah menghiraukan rasa kantuk ini. Ambilah waktu istirahat dan tidurlah secukupnya, namun jangan pula tidur dengan waktu atau porsi yang berlebih. Tubuh yang mendapatkan porsi tidur yang berlebih akan membuat tubuh menjadi lemas dan kaku pada otot. Selain itu, hindari pula begadang atau terjaga hingga larut malam. Tidur yang cukup bisa memulihkan kembali stamina dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh. Untuk itulah, pastika jika anda memiliki waktu tidur yang cukup dimalam hari.


8. Kenakan Pakaian Yang Tebal dan Hangat


Pakaian juga akan mempengaruhi kesehatan anda dimusim penghujan. Baju tipis dan transparan kurang cocok dikenakan saat musim ini, terutama jika aktifitas yang anda lakukan lebih banyak diluar ruangan. Untuk itu, ada baiknya beralihlah pada pakaian yang lebih tertutup, tebal serta terasa hangat untuk tubuh anda. Pakaian dengan model seperti ini tentunya akan menjaga anda dari udara dingin saat musim penghujan.


Berikut adalah 8 tips pintar yang sebaiknya anda terapkan saat musim hujan tiba, agar resiko terjadinya gangguan kesehatan bisa lebih di minimalisir. Semoga bermanfaat!