.

Kamis, 20 Mei 2021

Pesona Gadis LIPIA

Pernikahan beberapa teman dan adik tinggkat banar-benar membuat saya kerepotan menjawab pertanyaan dari orang-orang yang tidak tau merasakan bagaimana rahasia menjemput  jodoh itu. Undangan pernikahan bertubi-tubi dari berbagai penjuru menjadikan ingat kalau usiaku tidak belia lagi. Namun aku menikah bukan karena tuntutan usia ataupun keinginan keadaan tanpa dasar, Agamalah yg menjadi motivasi.

Sejak saat itu aku meminta tolong referansi dari teman-teman aktivis kampus yang sudah menikah, untuk mengenalkan wanita berakhlakul karimah. Ternyata rumah tangga baru mereka tak seperti apa yang dilihat, diawal-awal menapaki keluarga mereka sering berbeda pandangan, bertengkar kepentingan bahkan tak seindah yang dibayangkan, itu membuat mereka menganjurkan jangan menikah buru-buru. Sulit mengatur jadwal untuk mengikuti pengajian pekanan walau istri ana seorang akhwat yang dulu active di kampus tapi dia lebih menginginkanku menemani keperluanya dari pada menghadiri kegiatan dakwah di kampus.

Beberapa sahabat yang dulu sama-sama aksi di depan kedubes Amerika, dengan hujatan dan teriakan takbir ternyata tak bisa merdeka menghadapi idealism istrinya. Pada lingkungan keluarga baru perlu adaptasi dalam jangka yg tidak sebentar.

Referensi teman-teman istrinya tidak ia sarankan dengan berkata Akh Okta antum bukan ikhwan sembarangan, tak mudah mencarikan akhwat untuk antum. Terkesan memojokan tapi aku yakin ucapanya tulus.

Seuasai bertemu dengan ibu-ibu binaan pengajian di daerah Simprug aku bertemu dengan temen dia lulusan UII, kami seumuran namun dia belum lama menikah, dia membenarkan pendapat teman-teman memang berkurang waktu menuntut ilmu agama kalau sudah beristri makanya pilihlah akhwat yg beriman sukur pemahaman agamanya tidak diragukan lagi, saya ada teman beliau beristrikan akhwat lulusan LIPIA. Kampus dimana melahirkan anak bangsa seperti Ustadz Anis Mata dan Ustadz Ahmat Heryawan, jika kamu berkenan nanti tunggu kabar bair aku tanyakan lebih lanjut.

Dengan lantaran beliau saya dikenalkan dengan akhwat lulusan syariah LIPIA, dia dibesarkan di Masjid Ataqwa Bekasi. Tempat lahirnya pahlawan nasional Haji Nur Ali ini beliau menempuh pendidikan dari semasa kecil hingga saat kuliah pun dia masih mengabdikan dirinya di pesantren Ataqwa.

Sayapun memantapkan diri bersilaturahmi dengan kaka saya tidak jauh dari daerah tersebut, dan aku perkenalkan tentang perempuan yang sedang aku pilih. Kaka saya pun berujar, kalau di ataqwa insaAlloh tidak diragukan lagi pendidikan agamanya bahkan kakamu sendiri walau tidak lama pernah mengajar SMP disitu, nanti kalau perlu ditanyakan perihal orang tersebut kita bisa selidiki.

Tidak usah diselidiki karena saya sudah mantap maka akupun memantapkan dengan doa istikharah namun sepekan mendapat kabar kalau akhwatnya mengundurkan diri.

 

Poltekes KEMENKES, UII, Gunadarma dan Pencarian cinta di kampus LIPIA

 

Kami Seumuran, Saya adalah lulusan Poltekes Kemenkes, Azwar adalah sahabat saya dari UII sedangkan Arya lulusan Gunadarma. Kedua Sahabat saya ini orang hebat walaupun kami lulusan sekolah umum yg sedikit muatan pelajaran agama namun semangat mereka mengenal Islam sangat luar biasa, tak heran kedua sahabatku inipun menyempurnakan agamanya lebih dahulu dibanding saya.

                                                                                                                                                                                     

LIPIA adalah sebuah kampus dari Arab Saudi yg ada di daerah pasar minggu, Jakarta Selatan, sebuah kampus yg menelorkan  orang-orang hebat diantaranya Ustadz Anis Matta yg mengabdi di parlemen, Ustadz Ahmad Heryawan Gubernur Jawa Barat yg hafidz Quran, Ustadz Ahmad Sarwat pakar ilmu Fiqih Indonesia dan masih banyak lagi jasa-jasa yg disumbangan dari lulusan kampus ini baik yg terkenal maupun yg mengabdi berdakwah dipedalaman pulau Indonesia.

Pertama kali ta’aruf saya beberapa kali dikenalkan dengan Akhwat LIPIA, akhwat yang pandai bahasa arab, memiliki hafalan quran memahami hadist dan sebagainya. Dari Istri akh Arya inilah saya mendapat biodata akhwat siap nikah yg akan diproses dengan saya, walau tidak ada satupun yg berdjodoh dengan saya. Kedua keluarga sahabat saya banyak sekali membantu saya dalm proses mengenal

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar